
BANDA ACEH – ACEHHAERALD.COM
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar ST mengatakan pihaknya siap menampung aspirasi warga, baik warga daerah pemilihan (Dapil) II atau warga Banda Aceh secara keseluruhan yang menyangkut percepatan program pembangunan, pembenahan lingkungan. dan berbagai kegiatan sosial lainnya dalam kota Banda Aceh.
Hal itu dikemukakan Farid Nyak Umar saat bersama pengurus PKS Kecamatan Kuta Alam dan Kutaraja mengadakan pertemuan reses dengan 200-an kader dan warga dari dua kecamatan tersebut, Ahad (1/3/2020) di kawasan Lampriet, Banda Aceh.
Tgk Din, salah seorang warga mempertanyakan kepada ketua DPRK tentang penertiban gerobak yang dibiarkan nongkrong permanen di atas badan jalan Syiah Kuala? “Dulu ketika tanah kami dibebaskan, kami rela karena untuk perluasan jalan. Tapi, sekarang setelah jalan dilebarkan, ternyata jalan lebar itu kembali jadi sempit permanen akibat gerobak parkir permanen,” katanya.
“Kami selaku warga sangat mengharapkan hal-hal seperti itu mendapat perhatian Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, sehingga jalan yang sudah dilebarkan dengan dana ratusan miliar itu bisa dinikmati oleh semua warga kota,” katanya.
Di samping keluhan tentang jalan yang semakin sempit, dari kalangan perempuan juga mengharapkan agar masjid-masjid yang ada di Banda Aceh bisa menjadi idola kaum milenial. “Karena itu, masjid yang ada di Banda Aceh diusulkan agar melengkapi fasilitas wifi, sehingga anak-anak milenial bisa menghabiskan waktunya di masjid, bukan di warung kopi,” kata seorang wanita yang mengaku kaum milenial.
Hal senada dikemukakan kader muda PKS dari Gampong Lambaro Skep, dia berharap DPRK juga ikut mengembang dakwah bagi kaum milenial dengan dengan media sosial atau media print. “kami pemuda Lambaro Skep, sudah mencoba membuat media print. Tapi karena terbatas dana terpaksa kami tutup,” katanya.
Usai mendengar keluhan warga dari dua kecamatan, Kuta Alam dan Kutaraja, Farid Nyak Umar yang juga didampingi Wakil Ketua DPC PKS Banda Aceh, Surya Mutiara mengatakan pihaknya siap menampung semua saran dan masukan tersebut untuk tindaklanjuti dengan Pemko Banda Aceh.
“Insya Allah, akan saya sampai ke Pak Walikota dan para pimpinan SKPK terkait,” ujar Farid Nyak Umar.
Penulis : M Nasir Yusuf


















