Walau Pandemi Covid, Animo Berkurban Tetap Menggelora

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Isu pandemi covid yang mengalahkan trend apapun saat ini, tidak menyurutkan animo dan semangat berkurban kaum muslim, setidaknya di Banda Aceh dan Aceh Besar. Bahkan pada beberapa gampong malah terjadi peningkatan jumlah hewan kurban, sementara gampong lainnya juga nyaris sama dengan tahun lalu. Imbauan jaga jarak yang yang digencarkan oleh … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Kurban di Tanjong Seulamat. Foto Wirzaini

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Isu pandemi covid yang mengalahkan trend apapun saat ini, tidak menyurutkan animo dan semangat berkurban kaum muslim, setidaknya di Banda Aceh dan Aceh Besar. Bahkan pada beberapa gampong malah terjadi peningkatan jumlah hewan kurban, sementara gampong lainnya juga nyaris sama dengan tahun lalu.

Imbauan jaga jarak yang yang digencarkan oleh beberapa kalangan, nyaris tak ada dilakukan, karena memang tak mungkin dilaksanakan, terlebih oleh panitia penyembelihan hewan. Selain itu hanya sebagian kecil memakai masker, karena memang ingin fokus bekerja. Karena rata rata gampong di Banda Aceh dan sekitarnya, melakukan penyembelihan hewan kurban di atas 10 ekor, hingga buuh orang yang banyak, yaitu warga gampong secara bergotong royong. “Kalau kami jaga jarak, bagaimana kami memotong daging jika berdiri dengan jarak sau meter seorang,” ujar seorang warga.

Kurban di Lamkruet Lhoknga. Foto Nurdinsyam

Umumnya penyebelihan itu dilakukan pada hari kedua Idul Adha atau Sabtu (01/08/020) hari ini. Hewan kurban mulai diantarkan  ke lokasi penyembelihan pada Kamis dan Jumat kemarin. Beberapa gampong yang terpantau oleh acehherald.com, terlihat jumlah kurban yang mencapai belasan atau malah puluhan ekor.

Salah satu gampong yang animo kurbannya sangat tinggi adalah Gampong Tanjung Selamat, Darussalam, Aceh Besa. Untuk tahun ini Gampong itu menyembelih 27 hewan kurban, Sabtu (01/08/2020) di lapangan voly gampong setempat.

Keuchik Gampong Tanjung Selamat, Salamun, SH  menyebutkan, tahun ini ada 27 hewan kurban yang terdiri atas 15 ekor lembu dan 12 ekor kambing.

Tahun ini, lanjut Salamun jumlah lembu meningkat dari tahun lalu, dari 9 ekor menjadi 15 ekor lembu. Sementara kambing tahun lalu 18 ekor. “Alhamdulillah, walaupun dalam kondisi pandemi covid 19 jumlah hewan kurban di Tanjung Selamat meningkat,” ujar Salamun didampingi Tgk Imam, M Aji Adam dan Sekdes Miswar.

Baca Juga:  Wali Kota Minta PLN Gratiskan Listrik Rumah Ibadah Selama Masa Corona
Kurban di Gampong Paroy, Lhoong Aceh Besar

Sementara Gampong Lhoong Raya Kecamatan Bandaraya, Banda Aceh, jumlah sapi saja dikabarkan mencapai 31 ekor, selain kambing yang terus berdatangan pada saat Hari H kurban, Sabu hari ini. “Alhamdulillah, animo masyarakat kami untuk berkurban dan berbagi masih sangat tinggi. Tak ada pengaruh dengan covid,” tutur Zulfikri, Keuchik Lhoong Raya.

Peningkatan jumlah hewan meugang juga terjadi di Gampong Lamglumpang, Uleekareng, Kota Banda Aceh. Bila tahun lalu jumlah kurban sapi hanya 12 ekor, tahun ini meningkat menjadi 14 ekor. Selain iu juga ada tambahn beberapa ekor kambing. Ratusan warga bergotong royong sejak pagi hingga pukul 15.00 WIB, saat pembagian daging kurban. “Ini benar benar di luar perkiraan kami, karena justru meningkat jumlahnya, walau dalam kondisi covid-19. Ternyata pandemic tak berpegaruh pada semangat dan kesanggupan berkurban warga kami,” ujar Keuchik Lamglumpang Teuku Munawar yang akrab disapa dengan Abenk itu.

Peningkatan yang justru lebih signifikan terjadi di Gampong Paroy, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Tahun lalu di gampong yang berpenduduk 90 KK di kaki gunung Paro itu, hanya ada sau ekor lembu. Namun tahun ini mencapai lima ekor sapi dan satu ekor kerbau plus beberapa kambing. “Alhamdulillah, tahun ini kami menyembelih enam ekor hewan besar serta beberapa ekor kambing. Ada juga kiriman dari perantau Aceh di Jakara serta warga di Banda Aceh yang memilih berkurban di empat kami, serta juga Lembaga pesantren” kata Keuchik Paro, M Jakfar.

Bahkan untuk lebih dirasakan manfaat oleh warga setempat, pihak Gampong melakukan penyembelihan dua kali, yaitu Jumat dan Minggu. Masing masing hari disembelih tiga ekor, hingga semua warga merasakan secara maksimal sedekah qurban para pemberi itu.

Baca Juga:  Dipastikan Seluruh Aset Aceh di Jakarta Aman, Sudah Bersertifikat

Situasi semarak kurban juga dirasakan oleh warga Gampong Lamkruet Kecamatan Lhoknga Aceh Besar. Mengambil lokasi penyembelihan di sisi Krueng Raba aau lazim disebut Krueng Teupien, paniia menyebelih tiga ekor lembu plus kambing. Lokasi penyembelihan yang adem serta memudahkan pembersihan hewan kurban membuat semuanya berjalan lancar. “Alhamdulillah kami ada tiga ekor lembu hasil kurban syarikat warga kami, selain itu juga ada kambing,” kata Keuchik Lamkruet, Syukrullah sejenak usai pembagian daging kurban, menjelang siang tadi.

 

Penulis                 : Nurdisnyam

Berita Terkini

Haba Nanggroe