MEDAN, ACEH HERALD.com – Tulisan bertinta darah di dinding rumah kos korban pembunuhan menjadi salah satu jalan untuk memburu jejak sang pelaku.
Pembunuh AH alias Bian, wanita muda yang tinggal di kos Jl Punak, Medan Petisah, Medan, meninggalkan jejak tulisan di dinding kamar kos. Tulisan ini dibuat dengan menggunakan darah korban;
“Beberapa barang bukti banyak kita temukan dalam olah TKP (tempat kejadian perkara). Termasuk tulisan-tulisan tangan dari si pelaku, ada yang menggunakan darah, itu di dinding,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto kepada wartawan, Kamis (5/12/2019).
Namun Kombes Dadang tidak menjelaskan kata atau kalimat yang ditulis pelaku pembunuh Bian. Bian dibunuh pada Rabu (4/12) dengan luka sayatan diduga menggunakan pisau cutter.
Identitas terduga pelaku pembunuhan Bian sudah dikantongi polisi. Perburuan pelaku sedang dilakukan.
“Pelakunya sudah teridentifikasi, sedang kita kejar. Kalau sudah kita tangkap tentu kita kuatkan dengan alat bukti yang ada,” sambung Kombes Dadang.
Dadang mengatakan pelaku pembunuhan yang teridentifikasi berjumlah satu orang. Sedang diselidiki hubungan pelaku dengan Bian.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pelaku diketahui masuk ke tempat kos korban lewat pintu belakang.
“Pelaku sempat mencuci dulu pisau cutter yang digunakannya itu untuk membunuh korban,” ujar Dadang.