Seniman Lukis Nasional asal Aceh Gelar Pertemuan di Yogyakarta, Suasana Penuh Keakraban

YOGYAKARTA | ACEHHERALD.COM- Puluhan seniman lukis asal Tanah Rencong yang berkarir tingkat nasional mengadakan pertemuan di Yogyakarta. Mereka membahas berbagai hal dan saling sharing pengalaman untuk kemajuan seni lukis Aceh masa depan. Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh akan selalu mendukung karya seniman lukis dalam melakukan kreativitasnya, kata Plt Kepala Disbudpar Aceh, … Read more

Pelukis Mahdi Abdullah sedang berbicara dengan para perupa asal Aceh dalam sebuah pertemuan di Yogyakarta, Jumat (1/7/2022).

Iklan Baris

Lensa Warga

YOGYAKARTA | ACEHHERALD.COM-

Puluhan seniman lukis asal Tanah Rencong yang berkarir tingkat nasional mengadakan pertemuan di Yogyakarta. Mereka membahas berbagai hal dan saling sharing pengalaman untuk kemajuan seni lukis Aceh masa depan.

Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh akan selalu mendukung karya seniman lukis dalam melakukan kreativitasnya, kata Plt Kepala Disbudpar Aceh, Almuniza Kamal melalui Kepala UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh, Azhadi Akbar.

Pernyataan itu dikemukakan Almuniza saat acara temu ramah para seniman rupa Aceh yang berkarir di tingkat nasional pada Kamis, 30 Juni 2022 di Laseeba Art Space & Coffee, Yogyakarta. “Kita akan mendukung semua aktifitas seniman, termasuk perupa Aceh yang tersebar di luar Tanah Rencong,” ujarnya.

Dikatakan, karena begitu banyak seniman lukis Aceh yang berkarir di luar Tanah Rencong, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh mengadakan temu seniman rupa di Yogya. Dalam pertemuan itu,  puluhan seniman yang hadir dan saling berbagi ilmu di antara mereka.

Di antara seniman yang hadir dalam pertemuan yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, tercatat nama-nama Mahdi Abdullah, Salauddin, Agam kamaruzzaman, Agus Riansyah Riski, Cut Nailil Muna, Idrus bin Harun, Farraz Away, T Islahuddin, Wira Liandy, M Yasir, Nisa RA, dan Fitriani.

Selain rindu bertemu sesama seniman lukis Aceh, dalam pertemuan Yogya tersebut, para perupa Aceh itu juga membahas rencana mudik para seniman rupa asal Aceh, guna mengumpulkan dan mendata kembali karya-karya seni lukis yang bertebaran.

Sebanyak 20 perupa asal Aceh yang berkarir di tingkat nasional saat bertemu di Laseeba Art Space & Coffee, Yogyakarta dan berakhir 1 Juli 2022. Foto Ist

“Pemerintah Aceh sangat terbuka, menerima dan menyambut kehadiran para seniman dalam menciptakan ekosistem kesenian Aceh,” ujar Kepala UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh, Azhadi Akbar.

Dalam acara yang berlangsung penuh keakraban ini, pihaknya mengapresiasi para seniman dan mengajak mengembangkan seni rupa secara lebih luas.

Baca Juga:  Ternak Sakit Akibat Terinfeksi PMK Tersisa 935 Ekor

“Berkesenian dan berbudaya tak boleh surut dengan keadaan. Harus semangat demi menggeliatkan kembali industri pariwisata Aceh, dan kita siap berkolaborasi dengan para seniman sekalian,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan temu ramah seniman ini merupakan rangkaian Pameran Seni Rupa Aceh yang digelar pada 29 Juni – 1 Juli 2022.

Dalam pameran seni rupa ini, turut menghadirkan 20 karya para seniman Aceh yang berkarir di tingkat nasional, serta dimeriahkan dengan live painting, hikayat Aceh, dan penampilan seni lainnya. [adv]

Berita Terkini

Haba Nanggroe