Saat Magis Spiritualitas Abu Atthailah Berbuah Derai Air Mata

DENGAN suara terbata namun menggetarkan hati, sambil memeluk erat sosok Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, layaknya seorang ayah memeluk anaknya, ulama kharismatik Aceh Besar, Abu H Atthailah Ishak Al Amiry meletakkan tangannya di bahu belakang Iswanto yang menunduk dalam tanda ketakziman. Barakallah…….barakallah…..barakallah ucap Abu di telinga Iswanto. Sebuah kata yang artinya semoga Allah memberkati. … Read more

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, menyerahkan bantuan kitab untuk santri kurang mampu yng diterima Abu H Atthailah Ishaq Al Amiry di Dayah Ulee Titi. Foto Ist.

Iklan Baris

Lensa Warga

DENGAN suara terbata namun menggetarkan hati, sambil memeluk erat sosok Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, layaknya seorang ayah memeluk anaknya, ulama kharismatik Aceh Besar, Abu H Atthailah Ishak Al Amiry meletakkan tangannya di bahu belakang Iswanto yang menunduk dalam tanda ketakziman. Barakallah…….barakallah…..barakallah ucap Abu di telinga Iswanto. Sebuah kata yang artinya semoga Allah memberkati.

Kata singkat namun sarat dengan magis spiritualitas itu membobolkan tanggul pertahanan hati seorang Iswanto, dan bulir bulir bening bergulir dari pelupuk matanya. Sosok nomor satu di Pemkab Aceh Besar yang telah merasakan kerasnya Pendidikan di kawah candradimuka Jatinangor saat menempuh Pendidikan Pamong Praja, yang jauh dari kecengengan itu, tak mampu membendung rasa haru dengan doa tulus ikhlas dari sosok yang akrab disapa Abu Atthailah tersebut. Sosok yang telah iya anggap sebagai ayah sekaligus pencerah itu. “Menetes air mata saya mendengar bisikan berupa doa tersebut, Abu benar benar mendekap erat dan menjadi spirit luar biasa bagi saya. Ini melebihi segalanya, karena dilakukan dengan ketulusan sosok yang jadi panutan umat, penuh kasih sayang tanpa balutan tendensi apapun,” kata Iswanto, sejenak acara itu.

Ya..hari itu, Rabu 14 hari Rabiul Akhir 1444 H atau 09 Nopember 2022, Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, didampingi Kadis Pendiikan Dayah Aceh Besar, Adi Dharma, menyerahkan bantuan kitab kurikulum dayah bagi santri kurang mampu di Aceh Besar, yang acaranya dipusatkan di Dayah Ulee Titi Gampong Siron Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar.

Bantuan kitab itu secara simbolis diterima oleh Pembina Pesantren Abu Lam U atau Dayah Ulee Titi, Almukarram Abu H Atthailah Ishak Al Amiry yang dalam kesempatan di atas salah salah satu balee dayah itu tetap dengan busana khasnya, baju putih serta kain sarung senada.

Baca Juga:  Pj Bupati Aceh Besar Dampingi Pj Gubernur Aceh Sambut Menpora RI

Iswanto mengatakan, saat ini banyak santri dari keluarga kurang mampu di Aceh Besar menunu ilmu di dayah, namun tak memiliki buku, karena itu pemerintah hadir untuk memenuhi kebutuhan itu. Iswanto mengajak para santri untuk yakin dan bersungguh sungguh dalam belajar di dayah. Karena sebagai santri mereka adalah calon suluh dan panutan ummat di masa mendatang.

Kitab untuk santri kurang mampu di Aceh Besar. Foto Ist

Di akhir pertemuan itu, Iswanto kembali merasakan sensasi yang mau tak mau kembali membuat ia tak mampu menahan jatuhnya air mata. Dengan suara berat Abu Atthailah memanjat doa khusus untuk Pj Bupati Aceh Besar itu.  Agar diberikan Kesehatan kekuatan petunjuk Allah untuk menjalankan tugas memimpim, melindungi hingga melayani masyarakat, sebagai tugas seorang pemimpin.

Bagi Iswanto, mengunjungi Dayah Ulee Titi sama dengan pulang ke rumah sendiri, karena selama menjabat sebagai Pj Bupati Aceh Besar beberapa kali ia telah menyambangi salah satu dayah terbesar di Aceh Besar itu. Bisa jadi karena itu pula, Abu Athailah memeluk penuh rasa kasih sayang saat Iswanto datang serta kala Pj Bupati Aceh Besar itu berpamitan. Bagi Iswanto, pelukan disertai bisikan doa tulus itu membuatnya situasi hatinya makin teduh. Dan karena keteduhan disertai rasa syukur luar biasa, air mata nya tak terbendung membasahi pipi. Semoga Allah memberkati kedua hati yang tersambung semata mata karena ridha Allah itu.

 

Berita Terkini

Haba Nanggroe