IDI I ACEHHERALD.com – Sempat redup usai dicukur Kota Langsa 0-3 pada laga perdana, skuad sepakbola Popda Aceh Besar akhirnya kembali membuka pintu peluang menuju babak sistem gugur atau knock out sepakbola Popda ke-17, Minggu (07/07/2024). Secara tanpa ampun lasykar Seulawah Muda Aceh Besar berpesta gol merontokkan Nagan Raya dengan skor 7-1.
Kemenangan itu makin menghangatkan perseteruan Grup A yang dihuni Aceh Timur, Kota Langsa, Aceh Besar dan Nagan Raya. Senin (08/07/2024) besok, Aceh Besar akan terlibat tarung hidup mati dengan Aceh Timur. Sementara Kota Langsa dipastikan telah menggenggam tiket perempat final setelah menekuk Aceh Timur 1-0.
Bagi tuan Aceh Timur dan Aceh Besar, hanya ada satu kata, saling membunuh untuk lolos mendampingi Kota Langsa, yang hanya tinggal melawan Nagan Raya yang telah dinyatakan angkat koper. setelah di laga perdana dicukur gundul oleh tuan rumah Aceh Timur dengan angka 4-0.
Dengan poin sama sama tiga, namun Aceh Besar unggul gol agregat, kedua tim harus meraih ngka penuh untuk mengamankan posisi. Namun, jika dihitung dengan produktifotas gol, Aceh besar lebih produktif, karena gol agregat 7-4. Sementara tuan rumah Aceh Timur juga selesih tiga gol 4-1, namun kalah dari sisi produkifitas gol.
Dengan posisi seperti itu, Aceh Besar lebih diuntungkan, karena dengan hasil imbng masih menang produktifitas gol. Namun kali kali seperti itu sangat daam sebuah laga krusial yang hanya ada yes or not. Now or never.
Laga Aceh Besar dengan Nagan Raya berlangsung di Lapangan Sepak Bola Mon 9, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (7/7/2024) sore.
Ketua Kontingen Aceh Besar Drs. Sulaimi MSi yang juga Sekda Aceh Besar menyaksikan langsung laga tersebut, terus memberi motivasi kepada anak-anak Aceh Besar hingga laga usai. “Saya yakin hari ini anak-anak kita Aceh Besar pasti berhasil mengalahkan Nagan Raya, dan Alhamdulillah hasilnya memuaskan,” ujarnya.
Sulaimi mengingatkan, besok adalah pertandingan hidup mati melawan tuan rumah. “Saya yakin adek-adek semua jika kompak dan memiliki rasa kebersamaan dan rasa percaya kawan, adek-adek pasti mampu mengalahkan tuan rumah Aceh Timur, ambisius boleh asal tidak egois,” tambahnya.
Sementara itu pelatih sepak bola Aceh Besar Abdul Musawir berharap agar masyarakat Aceh Besar terus memberi dukungan dan doa bagi atlet-atlet Aceh Besar yang sedang berjuang di Kabupaten Aceh Timur, sehingga menurutnya para atlet Aceh Besar bisa pulang dengan bangga sebagai juara.
“Doa dan dukungannya tidak hanya bagi cabor sepak bola, namun semua cabor yang bertanding tentunya mengharapkan doa dan dukungan dari masyarakat Aceh Besar, sehingga semua atlet kita bisa pulang dengan bangga sebagai juara,” ujarnya.
Musawir mengatakan, cabor sepak bola merupakan cabor bergengsi dari semua cabor, jadi dirinya mengingikan para pemain untuk tetap sportif, disiplin, kompak dan saling percaya serta semangat yang tidak pantang menyerah , sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Aceh Besar.
“Karena sepak bola merupakan cabor bergengsi, jadi tadi saya tekan dan dorong para pemain ini agar memiliki rasa percaya diri dan saling melengkapi,sehingga bisa menjaga gawang Aceh Besar dari kebobolan, kebobolan satu gol tadi karena hadiah penalti,” ucapnya.
“Besok saya instruksikan pada pemain untuk tidak lagi melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti yang membahayakan penjaga gawang, karena besok adalah laga final di fase grup,” tambahnya.
Pemain sepak bola Aceh Besar Tanzil berhasil membobol gawang Nagan Raya pada Matchday-2 Fase Grup Cabor Sepakbola POPDA Aceh 2024 di Lapangan sepak bola Mon 9, Aceh Timur, Minggu (7/7/2024).
FOTO/MC ACEH BESAR.
Abdul Musawir mengatakan, hari ini hasil pertandingannya sangat memuaskan, walaupun banyak peluang yang disia-siakan oleh pemain, namun kita harus menerima hasilnya.
“Alhamdulillah permainan hari ini sangat memuaskan, dan besok merupakan laga hidup mati, saya menekankan para pemain untuk bermain lebih bagus lagi dan tidak menyia-nyiakan peluang seperti hari ini, seharusnya tadi hasilnya bukan 7-1, hasilnya bisa 13-1, tapi ya banyak peluang yang terbuang,” katanya.
Pertandingan tersebut juga turut dihadiri Kepala Dinas DPMG Aceh Besar Carbaini SAg, Sekretaris Dewan Aceh Besar, Fata Muhammad, Ketua tim sepak bola Popda Aceh Besar Fakhrurrazi SE (Ngoh Fahrol) dan sekretaris Tim Fakhrurrazi ST (Bobo) serta seluruh official tim.(**)




