BANDA ACEH | ACEH HERALD- Hotel Rasa Mala yang terletak di Jln Teuku Umar, Seutui, Banda Aceh, sempat lama off akibat pandemi Covid-19. Namun di saat harus ‘istirahat’ karena wabah -virus corona- asal Wuhan, China itu, manajemen Rasa Mala Hotel justru memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan pembangunan gedung baru di belakang dan sekaligus merenovasi tampilan … Read more
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin SE MSi.Ak secara khusus menjadi tamu kekormatan pada lauching pasca renovasi Hotel Rasa Mala, Banda Aceh. Direktur Rasa Mala Hotel Agustianto menyerahkan kunci dan bunga kepada Kadis Budpar Aceh. Sedangkan Manajer Hotel Rasa Mala, Nurhadi menyaksikan acara yang berlangsung bersamaan Wellcome Parti Aceh Travel Mart 2021, Ahad (21/3/2021) malam. FOTO IST
BANDA ACEH | ACEH HERALD-
Hotel Rasa Mala yang terletak di Jln Teuku Umar, Seutui, Banda Aceh, sempat lama off akibat pandemi Covid-19. Namun di saat harus ‘istirahat’ karena wabah -virus corona- asal Wuhan, China itu, manajemen Rasa Mala Hotel justru memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan pembangunan gedung baru di belakang dan sekaligus merenovasi tampilan di depan.
Kini tamu Rasa Mala Hotel mendapat suguhan rasa baru. Apanya yang baru. Ya semuanya, suasana dan rasanya. Sejak dari tampilan halaman depan yang tampil lebih elegan hingga halaman parkir khusus yang lebih luas, nyaman, dan aman.
Direktur Rasa Mala Hotel, Agustianto yang didampingi Nurhadi kepada AcehHerald.com mengatakan masa harus istrahat yang lama tersebut dimanfaatkannya untuk pembenahan hotel secara menyeluruh.
Di samping melakukan tambahan bangunan baru di belakang sebanyak 61 room, Rasa Mala juga merenovasi hampir keseluruhan tampilan wajah depannya.
“Kini hotel yang terletak di kawasan strategis itu, telah memiliki 97 kamar tidur, dengan tiga standarisasi kamar, deluxe, signature, dan suite room,” kata Agustianto.
Menurut Agustianto, kamar-kamar dengan klasifikasi khusus, 39 signature dan 3 suite room seluruhnya berada di bangunan baru. Jadi, dari 61 kamar tambahan di bangunan baru, tercatat 19 room deluxe, 39 signature room, dan 3 suite room. Sedangkan kamar lama yang juga telah dilakukan renovasi menyeluruh seluruhnya tercatat 36 kamar dengan klasifikasi deluxe room.
Di samping melakukan penambahan jumlah kamar yang sangat signifikan, Rasa Mala Hotel juga menambahkan jumlah dan kapasitas meeting roomnya.
Manajer Rasa Mala Hotel, Nurhadi menambahkan, pasca pembangunan baru dan renovasi basar-besaran, hotel yang sebelumnya hanya “Kini Rasa Mala memiliki tiga meeting room dengan kapasitas seluruhnya 200 orang. Dulu sebelum direnovasi, jumlah meeting room hanya dua, kini jumlahnya sudah menjadi tiga ruang rapat dengan kapasitas mencapai 200 tempat duduk,” tambah Nurhadi di sela-sela kesibukannya menghandel tamu Aceh Travel Mart (ATM) 2.0.
Dikatakan, ketiga ruang rapat yang tersedia itu ada dua ruangan yang berkapasitas masing-masing 50 orang, dan satu ruangan yang berkapasitas 100 orang.
Namun, tambah Nurhadi meski kapasitasnya sama, ukuran ruangannya tetap berbeda. “Ada ruang berukuran 6 x 10 m dengan class room 50 peserta, ruangan berukuran 8 x 10 m dengan class room 50 peserta, dan ruang 8 x 18 m berkapasitas 100 orang,” kata Nurhadi.
Di samping itu, juga disebutkan Rasa Mala Hotel juga memiliki resto 3, launch 1, mushalla, fitnes center, dan rooftop.
Khusus tamu dalam rombongan besar, tambah Nurhadi yang juga Wakil Ketua DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Aceh menyebutkan bus rombongan bisa langsung parkir di teras hotel, dan penumpangnya langsung masuk ke ruangan ber-AC di front office.