Pagi Ini, Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Abdya Perebutkan 109.138 Suara Pemilih

BLANGPIDIE I ACEHHERALD.com – Proses pemilihan calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), dalam Pilkada serentak nasional tahun 2024, memasuki klimaks sangat menentukan pada Rabu (27/11/2024).
Pemilih sebanyak 109.138 orang laki-laki dan perempuan yang terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap), Rabu pagi, mengalir menuju lokasi TPS-TPS guna memberikan hak suara atau mencoblos satu diantara tiga paslon yang nomor urut dan gambarnya tertera dalam surat suara.
Tempat Pemungutan suara (TPS) berjumlah 256 tersebar dalam wilayah sembilan kecamatan, sejak dari Babahrot (daerah perbatasan dengan Kabupaten Nagan Raya) sampai Lembah Sabil (daerah perbatasan dengan Kabupaten Aceh Selatan) dengan jumlah 152 desa/gampong.
Kontestasi Pilkada Abdya kali ini diikuti tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati, yaitu nomor urut 01, H Salman Alfarisi ST, MM-Yusran, SE, nomor 02 Ir. H. Jufri Hasanuddin, MM-Ir. M. Fakhruddin dan nomor 03 Dr Safaruddin, S.Sos, MSP-Zaman Akli, S.Sos.
Publikpun sangat maklum kalau ketiga paslon tersebut telah menjalani serangkaian tahapan pilkada yang bukan saja menyedot waktu dan energy sangat melelahkan, bahkan anggaran biaya dalam jumlah tidak sedikit. Para paslon bersama tim pemenangan atau timses sudah bekerja keras daam upaya memperebutkan simpati atau dukungan masyarakat yang diwarnai dinamika sangat beragam.
Dinamika yang terjadi mewarnai sejak dari lobi-lobi mencari calon pasangan dari figur tertentu, perebutan dukungan dari sejumlah partai politik (parpol) yang harus berkoalisi untuk mengusung bakal paslon. Kemudian, dinamika yang berkembang dalam debat kandidat yang berlangsung sangat sengit dan alot sampai tahapan masa kampanye dialogis maupun rapat umum yang berakhir tanggal 23 November lalu, lalu memasuki masa tenang.

Kerja tim yang sudah sangat maksimal mereka lakukan, bisa dilihat hasilnya mulai Rabu hari ini, setelah 109.138 pemilih terdaftar datang ke TPS-TPS untuk memberikan hak suara. Disusul perhitungan jumlah perolehan suara masing-masing paslon di TPS-TPS. Tentu, hasil akhir ini ditunggu dengan jantung berdebar ketiga paslon bersama timnya, menang atau kalah.
Daftar pemilih yang ditetapkan dalam rapat pleno KIP Abdya tanggal 21 September 2024, berjumlah 109.138 orang, dirincikan 54.294 pemilih laki-laki dan 54.844 orang pemilih perempuan, sehingga jumlah pemilih perempuan lebih tinggi 550 orang dibandingkan jumlah pemilih laki-laki. Sedangkan TPS berjumlah 256 tersebar di 152 desa dalam wilayah sembilan kecamatan.
Dari sembilan kecamatan di Kabupaten Abdya, Susoh tercatat DPT terbanyak sejumlah 17.876 dengan rincian 8.773 pemilih laki-laki dan 9.103 pemilih perempuan, tersebar di 29 desa/gampong dengan 46 TPS.
Urutan kedua, Kecamatan Blangpidie berjumlah 16.533 dengan rincian 8.044 pemilih laki-laki dan 8.509 pemilih perempuan, tersebar di 20 desa/gampong dan 35 TPS.
Kecamatan Kuala Batee berada di urutan ketiga dengan DPT sejumlah 15.638, rincian 7.797 pemilih laki-laki dan 7.841 pemilih perempuan, tersebar di 21 desa/gampong dengan jumlah 36 TPS.
Berikutnya, Kecamatan Babahrot DPT berjumlah 15.120 dengan rincian 7.677 pemilih laki-laki dan 7.443 pemilih perempuan, tersebar di 14 desa/gampong, dengan jumlah 32 TPS.
Urutan kelima ditempati Kecamatan Manggeng berjumlah 10.984, rincian 5,477 pemilih laki-laki dan 5.507 pemilih perempuan, tersebar di 18 desa/gampong dengan jumlah 27 TPS.
Selanjutnya Kecamatan Tangan-Tangan berjumlah 9.968, rincian 4.974 pemilih laki-laki dan 4.994 pemilih perempuan tersebar di 15 desa/gampong dengan jumlah 23 TPS.
Kecamatan Jeumpa berada di urutan ketujuh dengan DPT berjumlah 8.292, rincian 4.121 pemilih laki-laki dan 4.171 pemilih perempuan, tersebar di 12 desa/gampong dengan jumlah 20 TPS.
Urutan kedelapan, Kecamatan Lembah Sabil berjumlah 8.117, rincian 3.996 pemilih laki-laki dan 4.121 pemilih perempuan, tersebar di 14 desa/gampong dengan jumlah 22 TPS.
Sedangkan Kecamatan Setia, tercatat DPT terendah berjumlah 6.590, rincian 3,435 pemilih laki-laki dan 3.155 pemilih perempuan, tersebar 9 desa/gampong dengan jumlah 15 TPS.
Fenomena menarik terjadi satu hari menjelang hari ‘H’, dimana tim dari tiga paslon bupati dan wakil bupati Abdya, sama-sama mengklaim bahwa paslon yang dijagokan bakal tampil sebagai juara kontestasi. Ukuran kemenangan yang akan diraih setelah melihat besarnya dukungan masyarakat dalam kegiatan kampanye dialogis dan rapat umum yang digelar para paslon, terutama paslon nomor urut 01 dan nomur 03.
Lalu, tanpa maksud menapikan optimisme paslon nomor urut 02, berkembang prediksi kalau paslon nomor urut 01 dan 03 akan bersaing ketat dalam perolehan suara dari 109.138 orang pemilih. Tentu, jumlah tersebut, jika seluruh pemilih terdaftar dalam DPT datang ke TPS untuk memberikan hak suara mereka.
Terlepas dari klaim paslon tertentu bakal meraih suara terbanyak sehingga tampil sebagai pemenang Pilkada, yang pasti dalam ajang sebuah kontestasi, ada konsekwensi yang akan diterima, ada pihak yang menang dan kalah.
Terkait konsekwensi ini, barang kali kita hanya bisa berharap bagi paslon bupati dan wakil bupati Abdya yang sukses merebut suara rakyat sehingga tampil sebagai pemenang Pilkada tahun ini agar tidak eforia berlebihan, apalagi sampai takabur. Bagi paslon yang kalah, diharapkan berlapang dada atau legewo menerima kenyataan hasil pilihan rakyat.
Persiapan Pihak Penyelenggara
Sementara itu, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Abdya sebagai pihak penyelenggara Pilkada sudah melaksanakan persiapan dari semua tahapan sesuai dengan tahapan PKPU Nomor 2 tahun 2024, dimana persiapan logisitik sudah siap 100 persen.
“Selasa-26/11/2024, logistik kita distribusikan ke kecamatan-kecamatan, dan Rabu pagi akan kita distribusikan ke TPS masing-masing,” kata Ketua KIP, Iswandi, SH. MH, ketika dihubungi Aceh Herald.com.
Proses distribusi surat suara ke kecamatan-kecamatan menggunakan truk angkutan tersebut dilepas oleh Penjabat (Pj) Bupati Abdya, Ir. Sunawardi, M.Si. Disaksikan Anggota Forkopimkab, pejabat dari Polda Aceh dan Polres setempat, komisioner KIP, Panwaslih serta pihak terkait lainnya. Distribusi logistik Pilkada mendapat pengamanan ketat dari personil Polres dan anggota Brimob dari Polda Aceh.
Lebih lanjut Ketua KIP Abdya, Iswandi berharap dan mengajak seluruh masyarkat Abdya di 152 gampong/desa yang sudah mempunyai hak pilih agar menggunakan hak pilihnya di TPS masing-masing pada Rabu pagi. KIP setempat juga mengimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten setempat untuk tetap mematuhi aturan yang ada, sehingga pelaksanaan Pilkada bisa berjalan degan sukses,aman dan lancar.
Pengamanan
Sedangkan, Kapolres Abdya, AKBP Agus Sulistianto, menegaskan bahwa keamanan selama pelaksanaan Pilkada 2024 akan dijamin sepenuhnya sehingga warga tidak perlu ragu-ragu, apalagi takut datang ke TPS untuk memberikan hak pilihnya.
“Seluruh personel Polres Abdya telah memperketat pengamanan dengan dukungan penuh dari pasukan Brimob Polda Aceh untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya tanpa rasa takut,” tegas AKBP Agus Sulistianto, Senin (25/112024).
Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk gangguan keamanan. Kehadiran Polri ditengah-tengah masyarakat khususnya di Abdya adalah untuk memastikan bahwa setiap warga dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman.

Baca Juga:  Akhirnya, Pemkab dan Pemko Serahkan Aset SMA/SMK dan SLB ke Pemerintah Aceh

“Kami siap menghadapi segala potensi ancaman demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat dihari pencoblosan Pilkada ini,” tegasnya.
Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu datang ke TPS. Karena sudah dipastikan merasa nyaman saat menyalurkan hak pilihnya serta saat kembali ke rumah setelah memilih.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dengan aparat keamanan demi terciptanya Pilkada yang aman dan damai. Jangan takut, kami ada untuk melindungi seluruh warga,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Selain itu, Kapolres Abdya menjelaskan bahwa berbagai langkah preventif telah diambil oleh pihak Kepolisian untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan jika terjadi pada hari pencoblosan.“Kami melakukan patroli rutin dan menempatkan personel di titik-titik strategis,” demikian Kapolres Abdya.(*)
Penulis: Zainun Yusuf (Aceh Barat Daya)