Jalan Lintas Bireuen – Takengon Macet Parah Sepanjang 6 Km

Setelah perjalanan bisa dilalui bak jalannya kura-kura, kendaraan perlahan bergerak dari kedua sisi secara bergantian. Hingga di titik jalan lintas yang persisnya Simpang Ketol, terlihat tiga mesin peralatan pengaspalan jalan.
Jalan lintas Bireuen- Takengon Macet parah, antrean mengular sepanjang 6 kilometer. Foto dokumentasi Acehherald.com

Iklan Baris

Lensa Warga

TAKENGON | ACEHHERALD.COM  – Jalan lintas Bireuen – Takengon, macet mengular sepanjang enam kilometer, mulai dari pendakian Gampong Paya Tumpi, Takengon, Aceh Tengah, hingga ke Gampung Meuri Satu sebelum Simpang Teritit, Bener Meriah. Pengguna jalan setempat kesal dan mengeluhkan kondisi jalan demikian.

Amatan awak media Acehherald.com yang bertolak dari Kota Takengon menuju Kota Banda Aceh, sekira pukul 15.35 Wib. Setibanya di pendakian Paya Tumpi arus kendaraan mulai merayap.

Jalan lintas nasional tersebut mulai macet parah ketika sampai di Singgah Mata. Awak Acehherald.com dan pengguna jalan lainnya berdiam di jalan tersebut hingga memakan waktu dua jam lebih.

Setelah perjalanan bisa dilalui bak jalannya kura-kura, kendaraan perlahan bergerak dari kedua sisi secara bergantian. Hingga di titik jalan lintas yang persisnya Simpang Ketol, terlihat tiga mesin peralatan pengaspalan jalan.

Hal ini dibenarkan Kapolres Aceh Tengah, <span;>AKBP Dody Indra Eka Putra, kepada Acehherald.com, Minggu (14/7/2024) sore.

Dikatakan Kapolres Aceh Tengah bahwa ada pengaspalan di Jalan Lintas Bireuen – Takengon beberapa hari ini dan anggotanya sudah diturunkan untuk mengatur lalu lintas di lokasi.

Masih amatan Acehherald.com dilokasi terlihat dua anggota polisi berbaju dinas kepolisian sedang mengatur arus lalu lintas.

“Kami mengaturnya dengan cara buka tutup, sehingga dari dua arah bisa melintas secara bergantian,” kata seorang petugas kepolisian.

 

Penulis: Robby

Baca Juga:  Eks GAM Denmark Minta KPK Tangkap Mafia Koruptor di Aceh
Kata Kunci (Tags):
jalan macet, jalan lintas biruen takengon,

Berita Terkini

Haba Nanggroe