
BANDA ACEH | ACEH HERALD-
Arus kunjungan pariwisata ke Aceh pada April 2021 dinilai mulai menggeliat. Angka pertumbuhannya memang belum terlihat signifikan. Sedangkan wisatawan asing, termasuk turis asal Malaysia belum terlihat meramaikan destinasi-destinasi wisata di Tanah Rencong.
Turis Malaysia selama ini memang menjadi penyumbang terbanyak wisatawan manca negara yang berkunjung ke Aceh. Tapi, karena pandemi Covid-19 dan penerbangan langsung yang menghubungkan Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar belum terkoneksitas dengan bandara di Penang dan Kuala Lumpur.
Menurut data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh seperti dilansir Biro Humas Setda Aceh, terlihat ada pertumbuhan hunian hotel di Aceh sekitar 17,20 poin.
Dilansir Humas Setda Aceh dari BPS, tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Aceh pada bulan Maret 2021 adalah sebesar 33,42 persen dan mengalami peningkatan sebesar 17,20 poin dibandingkan bulan Februari 2021.
Jika dibandingkan dengan bulan Maret 2020 angka itu mengalami penurunan sebesar 0,15 poin. Sedangkan TPK akomodasi lainnya pada bulan Maret 2021 sebesar 25,65 persen, mengalami peningkatan sebesar 8,05 poin jika dibandingkan dengan bulan Februari 2021, juga mengalami peningkatan sebesar 10,37 poin terhadap bulan Maret 2020.
Untuk mendukung biaya operasional bisnis pariwisata di tengah pandemi Covid-19, sejumlah hotel di Banda Aceh melakukan berbagai acara. Selain berusaha meningkatkan jumlah hunian kamar, juga mengadakan paket-paket khusus, seperti buka puasa bersama dengan menyediakan menu spesial.
Manajer Hermes Palace Hotel, Budi Saiful mengaku pada puasa tahun 1442H ini, pihaknya menyediakan menu khusus berbuka puasa. “Salah satu menu berbuka puasa yang ditawarkan Hermes palace Hotel tahun ini adalah nasi briyani dengan mengusung tema “Meu Arab Meunan”, katanya.
Sementara Pemerintah Aceh, lewat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh juga terus menggenjot promosi wisata dengan menggelar berbagai kegiatan, termasuk Aceh Festival Ramadhan 2021 yang dipusatkan di Taman Budaya Aceh.
Namun Festival Ramadhan yang menyajikan kuliner Aceh, di antaranya menu berbuka puasa khas Tanah Rencong, Ahad (2/5/2021) malam secara resmi ditutup Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Penutupan dilakukan secara virtual.
M Nasir Yusuf





















