Giliran Ketua PB Ferkushi Ingatkan Pemerintah Aceh Soal Pembangunan Fasilitas PON 2024

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Lambannya pembangunan fasilitas utama tau main stadium Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Aceh juga disorot oleh Ketua Pengurus Besar (PB) Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi), Mayjen (Purn) TA Hafil. “Pemerintrah Aceh hendaknya jangan lalai, waktu kick off pelaksanaan PON 2024 Aceh Sumut hanya tinggal hitungan bulan. Bagaimanapun, sukses … Read more

TA Hafil

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Lambannya pembangunan fasilitas utama tau main stadium Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Aceh juga disorot oleh Ketua Pengurus Besar (PB) Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi), Mayjen (Purn) TA Hafil. “Pemerintrah Aceh hendaknya jangan lalai, waktu kick off pelaksanaan PON 2024 Aceh Sumut hanya tinggal hitungan bulan. Bagaimanapun, sukses PON tergantung dari perencanaan yang matang serta dibarengi langkah eksekusi yang terukur serta juga sesuai dengan perencanaan, sehingga menghasilkan produk berkualitas,” kata Hafil yang dua kali berturut turut dipilih secara aklamasi memimpin PB Ferkushi.

Ditambahkan, sukses yang harus diraih oleh tuan rumah, adalah sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Namun jika menyimak persiapan pembangunan sarana dan prasarana PON 2024 yang terkesan lamban, dan bahkan pembangunan main stadium baru sebatas detail engenering design (DED), rasanya sulit terwujudnya pembangunan main stadium yang sesuai limit. “Kalau begini, kasihan para atlet yang telah masuk tahapan Pelatda. Termasuk atlet kurash Aceh. Mereka ingin berprestasi, namun kondisi pembangunan Sarpras sepertinya jauh dari ekspektasi,” tandas TA Hafil yang juga mantan Pangdam Iskandar Muda itu.

Menurutnya, penyiapan atlet yang kini telah mulai berjalan, jangan sampai terganggu dengan hirukpikuk ketidak siapan pemerintah dalam pembangunan fasilitas utama PON 2024. “Pemerintah Aceh harus jemput bola. Segala upaya harus dilakukan , jangan pernah menyerah untuk meperjuangkan anggaran . Ingat!! Keberhasilan penyelenggaraan PON mengangkat martabat Aceh, semua pihak harus mendukung terselengaranya PON di Aceh. Seandainya venue utama PON 2024 dialihkan kan ketempat lain, tentunya akan merendahkan martabat Bangsa Aceh,” tegas Hafil.

Pada sisi lain ia mengatakan, khusus cabor kurash, ia optimis atlet kurash Aceh akan menyumbang emas pada PON nanti. “Saya melihat persiapan sudah cukup baik tinggal dukungan moril dan materiil dari Pemerintah Aceh dalam hal ini KONI selaku lembaga yang menyiapkan atlet, untuk meningkatkan perhatian. Tanpa dukunagn, tidak mudah untuk menggapai prestasi yang diinginkan,” pungkas Hafil.

Baca Juga:  Wakapolresta Banda Aceh Ajak Warga Sukseskan PON Aceh-Sumut

 

 

Berita Terkini

Haba Nanggroe