PWI Aceh Open Donasi dan Dirikan Posko Kemanusiaan Korban Banjir
Berdasarkan data yang masuk hingga Kamis (4/12/2025), tercatat hampir 200 wartawan di Aceh menjadi korban langsung banjir bandang dan longsor di 18 kabupaten/kota.
Merupakan ajang aspirasi dan silaturahmi warga.
Berdasarkan data yang masuk hingga Kamis (4/12/2025), tercatat hampir 200 wartawan di Aceh menjadi korban langsung banjir bandang dan longsor di 18 kabupaten/kota.
Peristiwa tersebut, selain menghanguskan rumah hunian, juga mengakibatkan satu orang penghuni rumah meninggal dunia.
Kami melihat langsung betapa berat kondisi warga pascabanjir. Banyak fasilitas umum yang tertimbun lumpur, persediaan makanan menipis, dan akses air bersih masih sangat terbatas.
Kesempatan langka tersebut tidak disia-siakan oleh walikota. Ia menyampaikan sejumlah langkah penanganan yang telah dilaksanakan sejak hari pertama bencana. Ia sudah turun ke lapangan pada saat pertama banjir, menerbos genangan air mengantar bantuan bersama Ketua PKK Ny Yulinda, pemantauan pasca banjir serta sejumlah pekerjaan yang dilakukan dalam masa tanggap darurat.
Saya berjalan kaki dua hari dan melihat kondisi di lokasi banyak warga Aceh Tengah dan Bener Meriah turun ke Lhokseumawe. Mereka ingin melihat anaknya yang kuliah maupun yang berada di pesantren yang ada di Lhokseumawe dan Aceh Utara. Mereka khawatir karena selama ini tidak bisa menerima informasi situasi dia Lhokseumawe.
“Kita juga membuka donasi ke rekening KNA pada no rekening 788 2003256 di BTN Syari’ah,” ujar Ramlan.
Masih menurut informasi yang beredar di grup WA, jumlah warga terisolir diperkirakan mencapai 50 ribu jiwa dan korban meninggal dunia 5 orang. Lalu bagaimana akses jalan Banda Aceh-Medan? Belum bisa dilalui terutama akibat putus beberapa jembatan di Kuta Blang, Kabupaten Bireuen dan Meuredu
“Kita mengimbau masyarakat agar selalu memantau informasi kondisi jalan dan cuaca, serta mengutamakan keselamatan dalam perjalanan terutama pada saat hujan deras,” katanya.
tim teknis telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan perbaikan konstruksi jaringan yang rusak.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat suku Gayo di perantauan atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin Paguyuban masyarakat Gayo Keluarga Negeri Antara selama lima tahun ke depan.