
BANDA ACEH |ACEHHERALD.com-
Sejumlah warga melakukan demontrasi di halaman Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Jumat (26/11/2021) pagi. Mereka menggelar sejumlah tuntutan, di antaranya agar DPRA memperjuangkan dana APBA 40% berpihak kepada rakyat.
Sebelumnya Sekda Aceh, Taqwallah, Senin (22/11/2021) sekira pukul 21.00 WIB malam, mewakili Gubernur Aceh Nova Iriansyah telah menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Aceh tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (R-APBA) tahun 2022, dalam Sidang Paripurna di Gedung Serbaguna DPRA.
Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin tersebut, Pemerintah Aceh mengajukan anggaran sebesar Rp 15,9 triliun. Pada paripurna itu, Dahlan Jamaluddin didampingi tiga wakilnya, yaitu Dailami (Partai Demokrat), Hendra Budian (Partai Golkar), dan Safaruddin (Partai Gerindra).
Beberapa spanduk tuntutan yang direkam AcehHerald.com di antaranya, meminta kepada DPRA dan Gubernur Aceh agar Anggaran 2022 berpihak kepada masyarakat 40%, dan anggaran APBA harus tertuju pada penurunan angka kemiskinan di Aceh.
Para demokran juga menggelar spanduk warna putih yang menuliskan; Perdamaian Aceh adalah rahmat Allah SWT.

Selain itu, pendemo, juga menuliskan; APAM meminta kepada elit politik Aceh dan elemen lainnya bersatu menajaga perdamaian yang sudah terwujud di Aceh.
Sebelumnyaa Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin saat menerima R-APBA mengatakan, arah kebijakan anggaran tahun 2022 mendatang diharapkan mendukung prioritas pembangunan untuk mempercepat pemulihan ekonomi di Tanah Rencong.
“Fokus kita pada peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, infrastruktur, pangan, pertanian, perikanan, pariwisata, jaring pengaman sosial, dunia usaha, dan UMKM,” ujar politisi Partai Aceh tersebut.
Penulis M Nasir Yusuf