Baitul Mal Bireuen Salurkan Zakat Rp 3,999 Miliar

Baitul Mal Kabupaten Bireuen menyalurkan zakat tahap II periode Mei – September tahun 2020 kepada 4.687 penerima dari berbagai asnaf (senif) sesuai dengan Syariat Islam. Jumlah penerima lebih banyak dari Tahap I yaitu 3.661 orang (Dok. Foto Aceh Herald)

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

BIREUEN | ACEH HERALD

BAITUL Mal Kabupaten Bireuen menyalurkan zakat tahap II periode Mei – September tahun 2020 kepada 4.687 penerima dari berbagai asnaf (senif) sesuai dengan Syariat Islam. Jumlah penerima lebih banyak dari Tahap I yaitu 3.661orang.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bireuen, Dr Muzakkar A Gani kepada perwakilan tuna netra dan santri di Kantor Baitul Mal Kabupaten Bireuen, Rabu (4/11/2020).

Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten (BMK) Bireuen, Tgk Muhammad Hafiq S.Sy, Selasa (27/10/2020) mengatakan, dana zakat tahap II yang disalurkan kepada penerima yang berhak Rp 3.999.135.000.

Bupati Bireuen, Dr Muzakkar A Gani menyerahkan dana dari zakat yang dikumpulkan ASN Pemkab, Kantor Kemenag, dan Polres Bireuen sebesar Rp 3,999 miliar atau persisnya Rp., 3.999.135.000.

 

“Sebagian senif sudah dilakukan penyaluran, senif lainnya dalam proses persiapan transfer. Penyaluran dilakukan dengan transfer langsung ke rekening penerima (non tunai), kecuali hak fakir uzur langsung diantar ke rumah penerima,” katanya.

Dana zakat yang disalurkan yaitu untuk hak fakir uzur 277 orang Rp 415.500.000, hak miskin 313 orang Rp 313.000.000, hak miskin melalui UPZ Kecamatan 215 orang Rp172.000.000,  hak fakir dan miskin melalui UPZ Polres Bireuen Rp 55.860.000.

Berikutnya bantuan untuk 600 orang santri pada dayah salafi dan balai pengajian Rp 480 juta, penyaluran hak miskin zakat produktif Rp 550 juta, hak miskin tunanetra 92 orang Rp 64,4 juta, hak miskin biaya pendamping berobat kepada 18 orang Rp 44 juta.

Lalu hak miskin muallaf 94 orang Rp 75.200.000, hak muallaf (muallaf baru) 7 orang Rp 17.500.000. Zakat juga disalurkan kepada hak Gharimin yaitu kepada penerima yang rumahnya musibah kebakaran kepada 20 orang Rp 200 juta.

Selain itu zakat turut disalurkan kepada 710 siswa SD Rp 355 juta, 592 siswa SMP Rp 296 juta, siswa MA 11 orang Rp 5,5 juta, 85 orang siswa MTs Rp 42,5 juta, 953 orang siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Rp 476,5 juta.

Baca Juga:  Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Berharap Dapat Bantuan Pemerintah  

“Penyaluran untuk siswa di sekolah lingkungan Kemenag Bireuen kali ini lebih besar dari biasanya sebab pada tahap sebelumnya tidak tersalurkan, sehingga digabung dengan penyaluran tahap II tahun 2020,” jelasnya.

Tgk Muhammad Hafiq mengatakan dana zakat yang disalurkan berasal dari zakat PNS Pemkab Bireuen, Kemenag Bireuen dan zakat dari sejumlah instansi vertikal serta zakat dari masyarakat Bireuen yang disalurkan melalui Baitul Mal Kabupaten Bireuen.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada ASN Pemkab Bireuen, Kemenag Bireuen, anggota Polres Bireuen dan instansi yang sudah mempercayakan zakatnya disalurkan melalui Baitul Mal Kabupaten Bireuen,” ucap Tgk Muhammad Hafiq.

Ia mengimbau BUMN dan instansi lainnya yang ada di Kabupaten Bireuen dan para pengusaha untuk menyalurkan zakat dan infak melalui Baitul Mal Kabupaten Bireuen, untuk disalurkan kepada penerima sesuai dengan asnaf menurut Syariat Islam.

Tgk Muhammad Hafiq mengatakan proses penentuan penerima hak atas dana zakat dilakukan dengan tahap verifikasi administrasi, wawancara dengan calon penerima bahkan melakukan pengecekan ke rumah calon penerima, untuk mencegah salah sasaran.

Ia berharap jumlah zakat dan infak yang terkumpul terus meningkat, dengan meningkatnya zakat dan infak yang terkumpul melalui Baitul Mal Bireuen maka akan lebih banyak fakir, miskin, muallaf, siswa, santri dan penerima hak lainnya yang dapat terbantu.

Sementara itu, bupati mengharapkan kepada para penerima untuk mendoakan dan berterimakasih kepada para pembayar zakat. Semoga penerimaan Zakat meningkat dan lebih banyak fakir, miskin, muallaf, tuna netra dan penerima lainnya terbantu.(*)

 

PENULIS     :     FERIZAL HASAN