TAPAKTUAN | ACEHHERALD.com – Mustaja, nelayan Gampong Ujong Puloe Rayeuk yang sebelumnya dinyatakan hilang akhirnya ditemukan dengan kondisi meninggal dunia pada Sabtu (08/07/2023) sekitar pukul 9:35 Wib.
Jenazah Mustaja ditemukan tidak jauh dari lokasi awal penemuan jaring apung yang dipasangnya sebelum dinyatakan hilang pada Kamis (6/7/2023) lalu.
“Jenazah almarhum berhasil ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi telah mengapung saat tim sedang melakukan pencarian dengan cara menyisir perairan Bakongan Timur pada Sabtu pagi,” kata Ketua tim Satgas Sar Aceh Selatan, Mayfendri.
Lebih lanjut, jenazah ditemukan oleh tim SAR gabungan yang saat itu sedang melakukan penyisiran sejak pukul 7:00 pagi, lokasi penemuan jenazah pada pukul 09.35 wib berjarak sekitar 6 mil dari bibir pantai Ujong Puloe Rayeuk.
Tim Pertama yang turun melakukan penyisiran terdiri dari Basarnas Pos Meulaboh, Satgas Sar Aceh Selatan, didampingi Wakil panglima Laot Aceh Selatan, Budiman yang langsung mengevakuasi jenazah menuju tempat pendaratan di Gampong Ujong Puloe Rayeuk.
“Setelah jenazah tiba di tempat pendaratan, selanjutnya dengan menggunakan ambulans UPTD Puskesmas Seubadeh jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Gampong Ujong Puloe Rayeuk,” tuturnya.
Sementara itu, terkait penjemputan perahu korban yang ditemukan di kawasan perairan kemukiman Buloh Seuma Kecamatan Trumon, Mayfendri mengatakan perahu tersebut akan dijemput oleh panglima laot setempat untuk dibawa ke Gampong Ujong Puloe Rayeuk.
“Dengan ditemukan jenazah korban, maka operasi SAR gabungan dinyatakan ditutup, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa korban semoga keluarga tabah dan ikhlas menerimanya, kepada seluruh tim SAR gabungan, TNI-Polri, BPBD Aceh Selatan, muspika dan Nelayan setempat kami ucapkan terimakasih atas kerjasamanya dalam misi pencarian ini,” tutupnya.
Penulis: Zulfan/Aceh Selatan.