Titik Penyekatan Jalan di Jakarta Dijaga Polisi Bersenjata Laras Panjang

JAKARTA | ACEH HERALD– Petugas gabungan menutup akses jalan dari Kota Bekasi menuju DKI Jakarta tepatnya di titik perbatasan Lampiri Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada pemberlakuan PPKM Darurat hari kedua. Dilansir AcehHerald.com dari Republika.co.id, hingga Ahad (4/7/2021) petang hari penyekatan masih dilakukan. Dilaporkan sejak diberlakukan penyekatan sebanyak 900 kendaraan yang melintasi Jalan Kalimalang dan … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Jalan Raya Kalimalang arah Jakarta dijaga petugas gabungan, Ahad (4/7). Foto: Republika/Uji Sukma Medianti

JAKARTA | ACEH HERALD–

Petugas gabungan menutup akses jalan dari Kota Bekasi menuju DKI Jakarta tepatnya di titik perbatasan Lampiri Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada pemberlakuan PPKM Darurat hari kedua.

Dilansir AcehHerald.com dari Republika.co.id, hingga Ahad (4/7/2021) petang hari penyekatan masih dilakukan.

Dilaporkan sejak diberlakukan penyekatan sebanyak 900 kendaraan yang melintasi Jalan Kalimalang dan jalan-lainnya di Jakarta sudah dilakukan putar balik, di antaranya di penyekatan Tol Cikarang.

Di Tol Cikarang, dijaga oleh empat orang. Dua di antaranya anggota Satuan Brimob bersenjata laras panjang. Para pengendara diminta untuk memutar balik kendaraan ke arah Bekasi.

“Kita bandingkan dengan hari pertama, hari ini volume kendaraan berkurang, mengingat juga mungkin hari libur, jadi dibandingkan hari pertama hari ini kendaraan lebih lowong,” terang dia, kepada wartawan, Ahad (4/7).

Disekatnya Jalan Raya Kalimalang ini, membuat kendaraan mengular. Beberapa di antaranya ada yang diberi jalan seperti pengantar gofood, pengantar paket, dan juga mobil pembawa alat medis.

Penyekatan ini dilakukan 24 jam, dengan puluhan personel. “Untuk hari pertama, personel yang ada gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), kemudian Satpol PP, kemudian Satlantas,  Polsek, kurang lebih 30 orang,” terangnya. Namun, pada hari kedua ini, personel sudah bertambah menjadi 60 orang.

Penyakatan lalu lintas juga dilakukan di berbagai titik di Jakarta guna menghentikan penyebaran virus mematikan asal Wuhan, China, di Indonesia.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebelumnya mengatakan Jakarta saat ini dinilai sudah sangat genting terhadap pandemi Covid-19. Diperkirakan ratusan jiwa menjadi korban keganasan virus corona tersebut.

Baca Juga:  Tim Pansus IV DPRK Temukan Pembuangan Limbah Medis Sembarangan

Berita Terkini

Haba Nanggroe