Kamis, April 15, 2021

Sikapi Kasus Gay DPRK Minta Pemko Bentuk Tim Terpadu Penegakan Syariat Islam

Dewan Banda ACeh bahas kasus Gay dengan SKPK terkait (Dok. Foto Humas DPRK)

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

BANDA ACEH | ACEH HERALD

DEWAN Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh memanggil Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) menyikapi penggerebekan pasangan gay (homoseksual) yang menghebohkan masyarakat Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh beberapa hari silam.

Pertemuan yang dipimpin oleh Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, didampingi Wakil Ketua I, Usman, diikuti oleh Ketua Komisi I, Musriadi Aswad, Ketua Komisi IV, Tati Meutia Asmara dan Anggota DPRK, Tuanku Muhammad, Syarifah Munira dan Husaini, serta dihadiri Plt. Sekda Kota, Muzakkir Tulot dan para pimpinan SKPK.

Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar menyampaikan bahwa rapat DPRK dengan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan pihaknya dengan MPU beberapa waktu lalu, merespon penangkapan pasangan gay (homo seksual) beberapa hari yang lalu oleh warga.

Farid Nyak Umar menjelaskan dewan kota menyikapi serius persoalan tersebut sehingga mengundang sepuluh (10) pimpinan SKPK untuk merumuskan langkah kongkrit, terukur dan terintegrasi dalam penanganan dan penindakan terhadap persoalan itu. “Ini untuk menyadarkan kita semua bahwa persoalan homoseksual ini sangat serius, sehingga semua pihak, baik pemko, DPRK, polri, TNI, MPU serta stakeholder lainnya, harus bergerak bersama dan terintegrasi. Sebab kewajiban penegakan syariat bukan hanya tanggung jawab Dinas Syariat Islam dan Satpol PP & WH saja,” kata Farid Nyak Umar, di Lantai III Ruang Rapat DPRK Pada Senin (16/11/2020).

Pada kesempatan itu Farid berharap semua intansi melakukan perannya masing-masing dalam melakukan penanganan terhadap perilaku menyimpang itu. Ia mencontohkan seperti dinas syariat islam, dapat memberdayakan para dai, khatib dan pengurus badan kemakmuran masjid (BKM) serta muhtasib di 90 gampong, untuk melakukan sosialisasi kepada warga di masjid, pusat keramaian, warkop dan café.

Ketua Komisi I DPRK Musriadi Aswad, meminta agar Satpol PP dan WH dapat meningkatkan intensitas razia penegakan syariat islam, terutama di kawasan-kawasan yang rawan terjadinya maksiat. Serta memberdayakan aparatur gampong untuk menjaga wilayah gampong masing-masing dari perbuatan yang dilarang agama tersebut.  “Sebagaimana penyataan wali kota, penegakan syariah di Banda Aceh harus menjadi model bagi kabupaten/kota lainnya di Aceh. Jadi kita berharap bahwa ada sebuah komitmen bersama dalam hal ini untuk melakukan penindakan,” ujar Musriadi Aswad.

Hal serupa juga disampaikan Tuanku Muhammad, menurutnya persoalan ini harus ada tindakan tegas dari pemerintah, supaya menjadi pelajaran bagi mereka yang melakukan pelannggar syariat islam di Banda Aceh. Disamping itu Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh tersebut juga menyarankan agar pihak petugas melakukan peningkatkan pengawasan dengan melibatkan semua instansi. Sebab jika hal ini dibiarkan akan mengundang bala dari Allah.

Dalam pertemuan itu pihak Dinas Kesehatan memaparkan homo seksual di Banda Aceh pada tahun 2018  mencapai 711 orang tren ini dikhawatirkan akan naik pada tahun 2020, kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Karena itu DPRK Banda Aceh meminta kepada Pemerintah Kota untuk membentuk tim terpadu penegakan syariat islam di Banda Aceh, menangani persoalan ini.

Sementara Plt Seketaris Daerah, Muzakir Tulot menyampaikan sangat memungkinkan untuk dilakukan pembentukan tim terpadu penanganan persoalan judi online dan homo seksual di Kota Banda Aceh dengan mengandeng semua instansi sehingga nanti bisa saling bersinergi. “Pembahasan hari ini akan dibawa dalam rapat forkopimda oleh pimpinan DPRK, karena ini sudah sangat marak terjadi, sangat memungkinkan untuk dibentuk tim khusus, agar fokus dalam melakukan penanganan terhadap persoalan judi online dan homo seksual secara khusus,” tutur Muzakir Tulot.(*)

 

PENULIS     :     NURDINSYAM

- Advertisement -

Related Articles

Pagi Ini, Tores Bertolak Menuju Solo

BANDA ACEH I ACEH HERALD ASSALAMU’ALAIKUM Cek, meah Cek Zah, hana meutume kumpul, sebab singoh berangkat, karna ka di kirim tiket, meah cek, baru kabarin,...

Zona Oranye Meluas, Tren Kasus Covid-19 Meningkat

BANDA ACEH | ACEH HERALD— Pandemi Covid-19 di Aceh masih mengalami pasang surut. Meski dipastikan belum tidak ada zona merah, namun zona oranye kian meluas....

Kapolres Jemput “Kue Surga” di Kediaman Balita Penyandang Bibir Sumbing

LHOKSEUMAWE | ACEH HERALD- Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH menjemput "Kue Surga" di kediaman Aulia Furqan, balita penderita bibir sumbing di Desa Dakuta,...
- Advertisement -

Ikuti Kami

21,723FansSuka
0PengikutMengikuti
17,500PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

Pagi Ini, Tores Bertolak Menuju Solo

BANDA ACEH I ACEH HERALD ASSALAMU’ALAIKUM Cek, meah Cek Zah, hana meutume kumpul, sebab singoh berangkat, karna ka di kirim tiket, meah cek, baru kabarin,...

Zona Oranye Meluas, Tren Kasus Covid-19 Meningkat

BANDA ACEH | ACEH HERALD— Pandemi Covid-19 di Aceh masih mengalami pasang surut. Meski dipastikan belum tidak ada zona merah, namun zona oranye kian meluas....

Kapolres Jemput “Kue Surga” di Kediaman Balita Penyandang Bibir Sumbing

LHOKSEUMAWE | ACEH HERALD- Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH menjemput "Kue Surga" di kediaman Aulia Furqan, balita penderita bibir sumbing di Desa Dakuta,...

9 Keuchik di Tapaktuan Dilantik, Ini Harapan Camat.

TAPAKTUAN | ACEH HERALD- Camat Tapaktuan, Halim Bahri SE atas nama Bupati Aceh Selatan melantik keuchik untuk sembilan gampong dalam Kecamatan Tapaktuan, periode 2021 –...

Harga Membaik, Laba Bersih Astra Agro Tohok Angka Rp 833 M

JAKARTA I ACEH HERALD DI TENGAH deraan pandemi global covid 19 yang membuat pertumbuhan ekonomi dunia terpuruk, manajemen PT Astra Agro Lestari Tbk masih saja...
- Advertisement -