
BANDA ACEH | ACEH HERALD.com
KEBUTUHAN kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) sangat diperlukan, terutama yang paling dirasakan siswa SMA/SMK kurang mampu secara finansial. Karena itu, Dinas Pendidikan Aceh sangat mengharapkan keterlibatan berbagai pihak untuk membantu kuota internet guna mendukung PJJ yang diterapkan pemerintah dalam kondisi pandemi Covid 19.
Kepala Cabang Penerbit Erlangga Wilayah Aceh, Armianto SE, Senin (28/9/2020) menyerahkan 1.000 kuota kepada siswa di Tanah rencong melalui Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. H. Rachmat Fitri HD, MPA. Hadir pada penyerahan kuota internet tersebut, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Teuku Miftahuddin, M.Pd, Kepala Bidang Pembinaan SMA dan Pendidikan Khusus PKLK, Zulkifli M.Pd, dan Kepala UPTD Balai Tekkomdik Dinas Pendidikan Aceh, Teuku Fariyal, MM, serta para Kepala SMA/SMK.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. H. Rachmat Fitri HD, MPA sangat mengapresiasi atas bantuan sarana belajar tersebut. Sebab, dengan adanya bantuan itu akan memungkinkan proses belajar mengajar di tengah Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), mengajar tetap berlangsung.
“Pendidikan perlu kepedulian semua pihak. Karena pendidikan milik kita bersama. Pelaksanaan pendidikan harus jalan, namun kesehatan dan keselamatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan harus tetap menjadi prioritas utama,” ujar Haji Nanda- sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan Aceh ini.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh juga mengharapkan ke depan akan ada lembaga-lembaga lain yang mempunyai cita-cita berkontribusi untuk membantu dan mendukung keberlangsungan pendidikan di Aceh.
“Kita selalu terbuka untuk kemajuan pendidikan anak-anak kita di Aceh, tetap melaksanakan pembelajaran dalam kondisi apapun, meskipun harus dilaksanakan secara jarak jauh,” katanya.
Di hadapan para kepala sekolah, Rachmat Fitri kembali mengajak semua elemen pendidikan untuk patuh kepada Protokol Kesehatan dan taat kepada Prosedur Operasional Standar (POS) Pendidikan.
Menurutnya, subsidi kuota internet gratis ini bertujuan membantu meringankan beban orang tua dan siswa saat belajar jarak jauh di rumah. Ia memastikan kuota internet ini akan sampai kepada yang berhak menerimanya.
“Program kuota internet gratis ini untuk menyukseskan kegiatan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi COVID-19,” katanya lagi.
Kepala Bidang Pembinaan SMK, Teuku Miftahuddin mengatakan kuota internet kini menjadi kebutuhan bagi peserta didik di masa Pandemi COVID-19.
“Kita harus memahami kondisi di masa Pandemi Covid-19 ini, pembelajaran harus tetap berlangsung meskipun secara jarak jauh. Tentunya membutuhkan kuota internet, baik peserta didik, maupun guru,” kata Kabid Pembinaan SMK ini.
Sementara itu, Kepala Cabang Penerbit Erlangga Wilayah Aceh, Armianto, menjelaskan, bantuan kuota internet yang diberikan pihaknya dari dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Ia menambahkan, di masa pembelajaran jarak jauh, pihaknya juga mengaku sudah menerbitkan buku digital (e-book Erlangga), yang dapat diperoleh melalui aplikasi Google Play Store.
“Jadi ada juga yang dapat diperoleh secara gratis. Tujuannya agar peserta didik dan guru tetap dapat melaksanakan proses belajar mengajar secara online,” tambah Armianto.(*)


















