BANDA ACEH | ACEHHERALD.Com – Suasana hangat penuh kebersamaan, puluhan relawan pendukung Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlulah dari berbagai lintas relawan bersatu dalam satu langkah konkret membentuk Sekretariat Bersama (Sekber) sebagai wadah silaturahmi, koordinasi, dan saluran resmi penyampaian aspirasi ke Pemerintah Aceh.
Pertemuan yang dihadiri 50 orang relawan yang selama ini aktif dalam Pilkada dari berbagai lintas relawan bukan sekadar temu kangen, tapi menandai babak baru perjuangan dalam koridor yang lebih terstruktur.
Ketua panitia acara, Zakaria yang akrab disapa Boss Jek, menyampaikan bahwa peserta yang hadir mewakili berbagai lembaga relawan yang telah terdaftar resmi.
“Antusiasnya luar biasa. Ini bukan hanya temu relawan, tapi langkah strategis membangun koneksi ke pemerintahan,” ujarnya, Rabu (23/7/2025) di Warung Zakir Kopi, Lampriet, Banda Aceh.
Sementara itu, Koordinator acara, Aliyasir menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan momen penting setelah dua kali sebelumnya para perwakilan relawan bertemu langsung dengan Mualem.
“Pertemuan ini memperkuat komitmen bersama untuk menyatukan langkah dan membangun Sekber sebagai rumah besar relawan,” katanya.
Dalam hasil rapat tersebut, terpilih susunan kepengurusan Sekber yang diisi oleh para tokoh muda relawan dari berbagai latar belakang relawan :
– Ketua: Reza Togam (Samarata)
– Wakil Ketua: Muhammad Qusasy (PBA), Muliadi (AMM), dan Rika Agustina (Ge Promualem)
– Sekretaris: Aliyasir (Aswaja)
– Wakil Sekretaris: Cut Abang (Jubir Darat)
– Bendahara: Zakaria/Boss Jek (Wareh)
– Wakil Bendahara: Masli Yuzar (Mahkota Putih)
Meskipun tidak hadir secara fisik karena sedang dirawat di RS Meuraxa, Ketua terpilih Reza Togam menyampaikan terima kasih dan komitmennya melalui konfirmasi media.
“Saya sangat menghargai kepercayaan ini. Mari kita bekerjasama untuk membangun Sekber dan responsif terhadap harapan para relawan,” ungkapnya.
Reza menyebutkan, Sekber ini harus menjadi simpul komunikasi antara masyarakat pendukung dan pemangku kebijakan di Aceh, sekaligus wadah pengawalan aspirasi yang lebih terorganisir.
Menurut Reza, dalam suasana politik pasca-pilkada yang masih dinamis, kehadiran Sekber menjadi penting untuk menjaga soliditas gerakan serta menjamin aspirasi rakyat tidak terputus di tengah jalan.
Relawan tak lagi sekadar bergerak saat kampanye, tapi kini mengambil peran dalam dinamika pembangunan. Dan Sekber ini bentuk politik kewargaan yang lebih matang dan terarah.
Kini, tinggal bagaimana ia dijalankan akankah menjadi saluran harapan rakyat, atau justru berhenti di meja-meja rapat, pungkasnya.
Laporan: Andika Ichsan



















