Kecelakaan Maut di Peudada Bireuen, Dua Meninggal Sembilan Luka-luka, Ini Identitas Korban

BIREUEN l ACEHHERALD.com SEBUAH kecelakaan maut antara truk intercooler dengan mobil penumpang (Mopen) umum Hi-ace, terjadi di lintas nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Cut, Kecamatan Peudada, Bireuen, Minggu (16/08/2020) dini.hari. Akibat kecelakaan maut tersebut, dua orang meninggal dunia. Yaitu M Zamzami (33) warga Ulee Gle, Kabupaten Pidie Jaya, sopir Mopen Hiace BA 7904 … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Kecelakaan maut antara truk intercooler dengan mobil penumpang (Mopen) umum Hiace, terjadi di lintas nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Cut, Kecamatan Peudada, Bireuen, Minggu (16/08/2020) dini hari. ACEHHERALD.COM l Foto Dok BPBD Bireuen.

BIREUEN l ACEHHERALD.com

SEBUAH kecelakaan maut antara truk intercooler dengan mobil penumpang (Mopen) umum Hi-ace, terjadi di lintas nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Cut, Kecamatan Peudada, Bireuen, Minggu (16/08/2020) dini.hari.

Akibat kecelakaan maut tersebut, dua orang meninggal dunia. Yaitu M Zamzami (33) warga Ulee Gle, Kabupaten Pidie Jaya, sopir Mopen Hiace BA 7904 JZ.

Seorang lainnya bernama Putri Aklima (9) penumpang Hi-ace anak dari Ibrahim (55) dan Marzalena (40) warga Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Sedangkan sembilan orang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di Puskesmas Peudada serta RSUD dr Fauziah Bireuen.

Mereka yang mengalami luka-luka adalah Ibrahim (55) warga Desa Birem Puntong, Langsa Baro, Kota Langsa mengalami luka berat di dagu dan luka lainnya

Kemudian Marzalena (48) istri dari Ibrahim mengalami luka berat dan patah kaki, Imma Daratul Ula (20) anak Ibrahim mengalami luka berat, Muhammad (13) anak dari Ibrahim mengalami luka ringan.

Salah satu korban meninggal dunia. Foto BPBD Birueun

Setelah itu, Siti Rahmah Sajida (5) anak dari Ibrahim mengalami luka, Syifa (6) anak dari adik Ibrahim mengalami luka memar di wajah dan luka di beberapa bagian tubuh lainnya.

Seterusnya yang mengalami luka-luka yaitu Fuji (25) warga Sigli mengalami luka, Miswar (31) warga Banda Aceh mengalami luka berat, Khairunnisa (25) warga Banda Aceh mengalami luka berat, serta Faisal (30) warga Pidie jaya kernet Mopen Hiace luka gores.

Informasi dihimpun Acehherald.com, truk fuso intercooler BK 9376 BL melaju dari arah Banda Aceh tujuan Langsa dengan membawa cangkang sawit.

Truk ini dikemudikan Aan Setiawan (27) warga Buket Teukuh, Kota Juang Bireuen bersama kernetnya bernama Ade (28) warga Sigli.

Baca Juga:  Renungan 17 Tahun Tsunami Aceh, Hj Rizayati Ajak Masyarakat Aceh Terus Bangkit  

Sedangkan Mopen Hiace BL 7904 JZ disopiri M Zamzami (33) warga Ulee Gle Pidie Jaya bersama kernetnya Faisal (30) warga Pidie Jaya.

Hiace membawa 10 penumpang juga dari Banda Aceh tujuan Medan. Dari sepuluh penumpang, tujuh diantaranya satu keluarga.

Dalam perjalanan tersebut diduga Mopen melaju kencang setiba di kawasan ruas jalan tersebut menabrak bagian belakang truk yang juga sedang melaju dalam kecepatan sedang.

Akibat tabrakan tersebut mengeluarkan suara dentuman keras membangun warga setempat.

Puluhan warga segera membantu korban membawa ke Puskesmas Peudada yang berjarak sekitar 1 Km arah barat lokasi kejadian. Ada juga yang dievakuasi ke UGD RSUD dr Fauziah Bireuen.

 

Sejumlah anggota Satlantas Polres Bireuen bersama warga, mengatur arus lalu lintas di lintas nasional itu yang sempat macet hampir satu jam. Seluruh penumpang dievakuasi ke Puskesmas Peudada dan IGD RSUD Bireuen.

 

 

 

PENULIS : FERIZAL HASAN (BIREUEN)

Berita Terkini

Haba Nanggroe