
BANDA ACEH | ACEH HERALD.com
Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh yang mendonor darah secara sukarela nyaris mencapai 2.000 orang. Hari ini, tercatat ada tambahan sebanyak 241 kantong darah baru, sehingga jumlah keseluruhan darah yang sudah terkumpul dari ASN Pemerintah Aceh telah mencapai 1.960 kantong.

Hal itu dikemukakan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, usai menerima data sementara pendonor darah ASN Pemerintah Aceh yang diserahkan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh, Qamaruzzaman Haqni, Senin (6 /7/2020).
“Sebanyak 241 kantong darah baru itu terkumpul dari ASN di sejumlah SKPA, yaitu, Bapan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Dinas Sosial, Dinas Permukiman (Perkim), BKA, Kesbangpol Aceh, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, ” jelas Muhammad Iswanto.
Sementara itu Ketua PMI Banda Aceh, Qamaruzzaman mengaku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pihaknya akan terus melakukan penggalangan kepada berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan stok darah di Banda Aceh dan sekitar.
PMI juga memberi apresiasi atas gagasan Plt Gubernur Aceh untuk menggelar donor darah bagi ASN di lingkungan Pemerintah Aceh selama tahun 2020 ini.
Iswanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah berpartisipasi untuk menyumbangkan darahnya.
Ia mengatakan, aksi sosial yang digagas Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah itu akan terus berlanjut guna mengantisipasi krisis darah di PMI Banda Aceh dan kabupaten/kota lainnya di Tanah Rencong tertanggulangi.
Kepada AcehHerald.com, Karo Humas dan Protokol itu meminta ASN untuk tidak takut mendonorkan darahnya. Karena, lewat donor darah, selain membantu orang lain yang sedang bertarung dengan maut karena membutuhkan darah yang mendesak, donor darah juga membuat kita lebih sehat,” kata Muhammad Iswanto.
Menjawab tentang krisis daerah yang sering dialami oleh PMI di Banda Aceh dan kabupaten/kota lainnya di Aceh, Iswanto mengaku pihaknya optimis, gerakan donor darah ASN yang dipelopori Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah ini akan terus berkesinambungan, sehingga dapat mengatasi krisis darah yang selama ini terjadi di PMI,” pungkas Iswanto.(*)
M Nasir Yusuf