Insiden Saat Waktu Jumat di Komplek Guru Gampong Mibo, Rumah Dirampok Pensiunan Cekgu Dihabisi Pelaku

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″] BANDA ACEH | ACEH HERALD SEBUAH insiden pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di komplek Perumahan Guru Gampong Mibo Kecamatan Banda Raya, Jumat (25/12/2020) siang. Pelaku diduga sengaja beraksi kala umat Islam sedang melaksanakan shalat Jumat berjamaah, hingga aksinya dirasa lebih mulus. Dalam persitiwa itu, pemilik rumah Nurhayati (62), ditemukan suaminya dalam … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

ilustrasi

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

BANDA ACEH | ACEH HERALD

SEBUAH insiden pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di komplek Perumahan Guru Gampong Mibo Kecamatan Banda Raya, Jumat (25/12/2020) siang. Pelaku diduga sengaja beraksi kala umat Islam sedang melaksanakan shalat Jumat berjamaah, hingga aksinya dirasa lebih mulus.

Dalam persitiwa itu, pemilik rumah Nurhayati (62), ditemukan suaminya dalam kondisi meninggal dunia, akibat dihajar oleh perampok yang mengacak acak rumah korban di Lorong Seulanga No 26 Komplek Perumahan Guru Gampong Mibo. Korban adalah seorang pensiunan guru. Berat dugaan, wanita lansia dihabisi dengan dicekik hingga gagal napas dan tak bisa berteriak.

Dari info yang beredar secara berantai di jalur media sosial sejak pukul 16.00 WIB tadi, insiden itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, tepat saat waktu shalat Jumat. Suami korban Syarbaini (70) baru keluar rumah sekira pukul 12.10 WIB untuk melaksanakan shalat Jumat.

Sejauh ini belum ada klarifikasi dari pihak kepolisian atas insiden berbuah maut itu. Namun sejenak setelah kejadian, polisi dari Polsek Banda Raya telah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP sekaligus menelusuri kejadian sadis tersebut.

Dalam info melalui medsos itu juga terungkap jika kronologis kejadian, sekitar pukul 12.10 WIB suami korban (Syarbaini) pamit kepada korban untuk pergi ke masjid dengan menggunakan mobil pribadi dan berpesan kepada korban agar mengunci pintu rumah.

Namun alangkah terkejutnya sang suami ketika sekira pukul 13.20 WIB kembali tiba di rumah dan mendapati pintu depan rumahnya dalam keadaan terbuka. Kemudian suami korban memanggil korban tetapi tidak ada jawaban. Sang suami langsung masuk ke dalam rumah dan melihat korban dalam keadaan telungkup di lantai ruang tengah rumah. Saat diperiksa korban ternyata sudah meninggal dunia dalam keadaan mulut mengeluarkan cairan / berbuih.

Baca Juga:  Catat Tanggal Mainnya, Besok Wali Kota Kembali Sediakan 3000 Paket Pasar Murah Online

Kemudian suami korban menelpon anaknya untuk segera pulang ke rumah. Begitu diperiksa oleh suami korban, ternyata kamar mereka sudah dalam keadaan berantakan. Adapun barang-barang yang hilang adalah : uang tunai Rp 9.900.000, cincin emas murni 2 (dua) mayam dan cincin emas 22 karat 2 (dua) buah.

Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit Meuraxa untuk di lakukan visum. Selanjutnya korban dibawa pulang ke rumah untuk difardhukifayahkan.

Sementara polisi kini sedang mengusut kasus itu termasuk untuk mengungkapkan pelaku dan dalang dalam peristiwa tragis dan sadis itu.(*)

 

PENULIS     :     NURDINSYAM

Berita Terkini

Haba Nanggroe