
IDI | ACEH HERALD.com
Hujan deras yang mengguyur pedalaman Aceh Timur sejak, Selasa (28/7/2020) malam hingga, Rabu (28/07/203) pagi mengakibatkan sejumlah desa di kawasan Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur, terendam banjir.

Hingga Rabu pukul 12.25 WIB siang, ketinggian air yang merendam perkampungan penduduk berkisar antara 30-80 centimeter.
Banjir yang menggenangi pemukiman penduduk itu hingga Rabu siang masih terlihat menggenangi Gampong Perkebunan Julok Rayeuk Utara dan Gampong Jambo Lubok.
Akibatnya genangan air dan banjir itu, sebanyak 18 Kepala Keluarga (KK) warga kedua desa di pedalaman Aceh Timur itu terpaksa mengungsi ke rumah-rumah tetangga yang luput dari luapan air hujan.
Warga yang mengungsi itu karena takut ketinggian permukaan air sewaktu-waktu bisa meningkat. Sementara di Gampong Jambo Lubok, jumlah rumah yang sempat terendam mencapai 100 unit, kata Kepala BPBD Aceh Timur, Ashadi.
Meski tidak ada korban jiwa, lanjut Ashadi, pihaknya hingga kini masih melakukan pendataan terhadap korban banjir serta berkoordinasi dengan pihak kecamatan.
Menurut informasi terakhir, banjir Perkebunan Julok Rayeuk Utara sudah berangsur surut. Sebaliknya, di Gampong Jambo Lubok, permukaan air justru meningkat.
Penulis Ridwan Suud (Aceh Timur/Langsa).


















