Daniel Abdul Wahab Minta Percepatan Pelebaran Jembatan Punge

Daniel Abdul Wahab, Ketua Fraksi Nasdem-PNA DPRK Banda Aceh

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

BANDA ACEH │ ACEH HERALD

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh meminta pihak eksekutif dari Pemerintah Kota (Pemko) maupun Pemerintah Provinsi, melebarkan jembatan yang ada di Ibukota Provinsi Aceh itu. Permintaan tersebut disampaikan Daniel Abdul Wahab, saat meninjau langsung jembatan Punge yang berada di samping kediaman Panglima Kodam (Pangdam) Iskandar Muda, Rabu (28/10/2020).

Daniel telah menyuarakan pelebaran jembatan yang ada di Kota Banda Aceh itu sejak 14 Maret 2020 lalu. Dalam sebuah wawancara di salah satu televisi nasional, Anggota Ketua Fraksi Nasdem-PNA DPRK Banda Aceh ini menyatakan dirinya tak akan berhenti berjuang  sampai pelebaran jembatan selesai.

“Saya berharap semua jembatan yang sempit secara bertahap bisa segera (diperlebar secara) tuntas untuk kemaslahatan warga kota. Jembatan ibadah Lampaseh Kota-Lampaseh Aceh sudah bisa digunakan. Jembatan Merduati-Lampaseh Aceh saya sudah berjuang, insya Allah tahun ini selesai semua dan sudah bisa digunakan,” ujar Daniel saat wawancara berdialog dengan presenter TV.

“Selanjutnya jembatan di belakang SMA 1 serta jembatan di belakang rumah Pangdam yang merupakan jalan protokol tujuan wisata, pintu menuju wisata Kapal PLTD Apung dan Sabang. Semua kami suarakan sampai selesai,” imbuh Daniel.

Bahkan, pada Kamis (28/5/2020) lalu, Daniel bersama seluruh anggota Komisi III DPRK Banda Aceh dan Kadis PUPR, meninjau jembatan Punge untuk perencanaan pelebaran.

Kata Daniel, pascatsunami menggerus daratan Banda Aceh, jembatan tersebut belum pernah dilebarkan. Sementara jalan di kawasan itu sudah dilenarkan dua jalur. Akibatnya, di sana sering terjadi kemacetan panjang.

Dia mengaku sering menerima keluhan berbagai pihak mulai tokoh masyarakat hingga keuchik di Kecamatan Meuraxa dan Kutaraja menyangkut jembatan sempit yang kerap menyebabkan kemacetan. “Ini merupakan aspirasi warga di Kecamatan Meuraxa dan Kutaraja yang saya suarakan. Sebab, warga mengeluh lantaran di sana sering terjadi kemacetan,” ungkap Daniel, di sela-sela kunjungan.(*)

Baca Juga:  Kantor Airnav di Papua Dibakar KKB, 3 Personel Selamat akan Dievakuasi