BANDA ACEH I ACEHHERALD – Cuaca panas membuat mudah terjadinya kebakaran, baik di bangunan maupun lahan terbuka. Setelah kebakaran beruntun melanda Aceh Besar, Kamis (14/07/2022), Jumat (15/07/2022) insiden serupa menerpa beberapa titik di Aceh Besar.
Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil SSos MSi melalui Personil Pusdalops Maswani, kala dihubungi media, hari ini, mengakui jika terjadi insiden kebakaran sedikitnya di dua lokasi dalam wilayah Aceh Besar.
Kebakaran perdana menimpa baleebeut yang terletak di Gampong Blang Krueng Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, sejenak bakda isya. Sebuah balai pengajian (balee beut) milik Tgk Abdul Razak berikut iga unit sepeda motor ludes diamuk api.
Hampir saat bersamaan, api membakar areal terbuka di belakang komplek Batalyon 117 Kecamatan Kota Jantho, Aceh Besar.
Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos melalui personil Pusdalops, Maswani mengakui adanya insiden amuk api itu. Dikatakan, pihak BPBD menurunkan sedikitnya lima armada dari pos terdekat, serta melibatkan unit pos lain, dan juga dibantu oleh dua unit arada Dakar dari BPBD Kota Banda Aceh, hingga kondisi kondusiv kembali.
Petugas Damkar BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh menerima informasi via Emergency Call 0811 6713 113 tentang adanya kejadian kebakaran balai pengajian Darul Riqki yang berada di Gampong Blang Krung yang disampaikan oleh warga setempat.
Begitu menerima informasi petugas langsung bergerak ke lokasi kejadian dan melakukan koordinasi dengan Pos pemadam terdekat untuk melakukan penanganan kebakaran dengan segera, dikarenakan balai pengajian yang terbakar merupakan area padat penduduk dan rumah saling berdempetan. Setiba di lokasi kejadian petugas melihat api sudah membesar dan sudah menghabiskan seluruh bagian Balai Pengajian yang berkontruksi kayu, sehingga petugas pun langsung melakukan blokade api agar tidak merambat dan meluas ke bagian rumah warga lain,
Api begitu cepat menjalar sehingga kitab,alquran dan harta benda milik tgk Abdul Rajak tidak dapat di selamatkan. Menurut data yang dihimpun dari warga, balai pengajian Darul Riqki memiliki-+ 40 orang murid. Untuk penyebab kejadian kebakaran sudah dalam penanganan pihak yang berwajib.
Petugas piket pemadam BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh mengerahkan 3 unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian dan di bantu 1 Unit armada Pos Kajhu, 1 unit Pos Durung serta juga ikut di perbantukan 2 unit armada dari DPKP Kota Banda Aceh. Upaya pemadaman dan pendinginan baru selesai pada pukul 21.00 WIB
Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil mengimbau kepada warga masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, untuk dapat mencegah terjadinya kebakaran serta tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan. Karenanya harus selalu diawasi, mengingat dalam beberapa hari ini hampir setiap hari terjadi kebakaran baik itu rumah, tempat usaha serta hutan dan lahan.
Kebakaran lahan di Kota Jantho

Sebelumnya, petugas Piket pemadam BPBD Aceh Besar menerima informasi yang disampaikan oleh Kalaksa BPBD Aceh beser melalui grup WhatsApp “Garda Damkar Abes” tentang adanya kejadian kebakaran Hutan, selanjut nya petugas pemadam Pos Koja (Kota Jantho) yang merupakan pos terdekat dengan lokasi kejadian langsung bergerak ke lokasi kejadian.
Setiba di lokasi kejadian petugas mengamati titik api yang berada di perbukitan dan tak ada akses jalan kendaraan armada pemadam kebakaran untuk bisa menuju ke lokasi titik api hutan yang terbakar.
Petugas pemadam pun langsung berkoordinasi dengan personil TNI yang berada di lokasi dan memutuskan untuk stanbay di lokasi sambil terus mengawasi pergerakan api yang terus menjalar dan area hutan pun terus meluas bagian yang terbakar.
Untuk Luas lahan yang terbakar masih dalam pendataan dikarenakan kondisi malam dan gelap sehingga menyulitkan petugas dalam melihat secara visual cakupan area hutan yang terbakar.
Petugas piket pemadam kebakaran BPBD Aceh Besar Pos Jantho sekitar pukul 21.00wib mengamati api terus meluas sehingga dengan menyambung selang petugas mencoba menghambat laju api dengan cara memblokade area hutan agar api tidak terus meluas dan menjalar. Disamping itu petugas juga meminta bantuan tambahan unit armada pemadam kebakaran yang didatangkan dari pos Seulimum, maka dalam melakukan upaya tersebut dua unit armada di kerahkan kelokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran dalam melakukan upaya Pemadaman tersebut juga ikut dibantu oleh personil kepolisian (Polsek setempat/POLRES ACEH BESAR), TNI (Koramil setempat/Personil yonif 117), proses pemadaman dan blokade api baru dapat diselesaikan oleh petugas menjelang tengah malam pada pukul 23.10 wib.



















