Alumni Smantig Maulid Bersama Puluhan Yatim

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Seratusan orang alumni SMAN 3 Banda Aceh, atau lazim disebut Smantig, melaksanakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama puluhan anak yatim dari seputaran Kota Banda Aceh. Kegiatan rutin tahunan itu, diwarnai dengan khanduri molod dan pemberian santunan untuk anak yatim. Ketua Dewan Pembina sekaligus Dewan Penasehat Ika Smantig, Mayjen (Purn) … Read more

Pose sejenak bersama anak yatim. Foto Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Seratusan orang alumni SMAN 3 Banda Aceh, atau lazim disebut Smantig, melaksanakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama puluhan anak yatim dari seputaran Kota Banda Aceh. Kegiatan rutin tahunan itu, diwarnai dengan khanduri molod dan pemberian santunan untuk anak yatim.

Ketua Dewan Pembina sekaligus Dewan Penasehat Ika Smantig, Mayjen (Purn) TA Hafil dalam sambutannya menyatakan terimakasih dan apresiasi kepada pihak panitia yang telah bersusah payah mewujudkan acara tersebut. “Bukan pekerjaan mudah mengkonsolidir alumni lintas angkatan berikut lintas profesi, namun semua itu telah dilakukan oleh panitia, hingga acara ini terwujud,” kata Hafil yang juga mantan Pangdam IM ini.

Hafil juga mengucapkan terimakasih kepada para alumni yang berhadir, baik itu leting leting awal hingga leting 90-an. Ia berharap konsistensi untuk peduli lembaga alumni itu tetap terus terjaga, dan tidak tergerus dengan waktu. “Teruslah rawat silaturrahim di antara sesana alumni, termasuk peduli dengan keberadaan Smantig kita,” tutur Hafil.

Di sisi lain, Hafil menyatakan sedikit kecewa dengan minimnya pihak manajemen SMAN 3 yang hadir pada acara tersebut. Padahal lokasi acaranya sengaja dipilih di SMAN 3, agar para dewan guru bisa berhadir dan alumni juga bisa bernostalgai dengan masa masa saat bersekolah dulu.

Hafil yang kini tercatat sebagai salah seorang komisaris di BUMN itu tampil santai dan begitu menikmati moment berinteraksi dengan para yatim tersebut. Ia sempat memberikan hadiah dadakan pada beberapa yatim yang mengenakan pakaian dan kopiah etnik Aceh. Kondisi itu membuat para yatim tersebut melupakan sejenak problema kesehariannya.

Mayjen (Purn) TA Hafil

Sementara itu, Tgk Adnan SPdI yang juga mengasuh dayah yatim di Gampong Beurawe juga tampil sangat familiar penuh keakraban dengan anak anak yatim tersebut. Di sela sela memberikan tausiyah maulid, Tgk Adnan juga berinteraksi dengan puluhan anak yatim tersebut.

Baca Juga:  Brimob dan TNI Bantu Tingkatkan Mutu Pendidikan Aceh Selatan

Tengku Adnan juga memberikan kejutan dengan rangkaian hadiah untuk anak anak yatim yang mampu menjawab pertanyaan nya seputar masalah keagamaan, misalnya soal rukun shalat, rukun iman serta hal hal lainnya. Bahkan Teungku Adnan bersedia menanggung beaya masuk sekolah MIN tahun ajaran 2023 untuk beberapa orng anak yatim yang mau masuk sekolah MIN.

Intinya Teungku Adnan ingin menunjukkan perilaku kita yang sebenarnya untuk kaum yatim, diantara syiar tentang maulid itu sendiri.

Acara yang berlangsung dengan donasi para alumni itu, benar benar dikerjakan oleh semua alumni, mulai dari pekerjaan menanak kuah beulangong hingga pembawa acara sekalipun. “Ini benar benar dari kita untuk kita para alumni, termasuk shadaqah untuk anak yatim serta khanduri molod itu sendiri,” kata Erika Mulyani, ketua panitia pelaksana Maulid kali ini.

Berita Terkini

Haba Nanggroe