Almarhum Agus Dimakamkan di Pekuburan Neuhuen

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Almarhum Agus Ares, manajer operasi PT Perta Arun Gas (PAG), seorang pasien PDP (pasien dalam pengawasan) dengan dugaan terpapar virus corona atau Covid-19, akan dikebumikan petang ini juga di areal pekuburan warga Lampriek di Gampong Neuhuen, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. “Staf di bidang Syariah telah memfinalkan lokasi pemakaman dengan berkoordinasi … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Almarhum Agus Ares, manajer operasi PT Perta Arun Gas (PAG), seorang pasien PDP (pasien dalam pengawasan) dengan dugaan terpapar virus corona atau Covid-19, akan dikebumikan petang ini juga di areal pekuburan warga Lampriek di Gampong Neuhuen, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. “Staf di bidang Syariah telah memfinalkan lokasi pemakaman dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Gampong Lampriek dan sudah ada kesepakatan untuk dimakamkan di Neuhuen,” ujar sumber terpercaya di lingkup manajemen RSUDZA, petang ini.

Sebelumnya, sempat beredar jika jasad akan dibawa pulang ke Lhokseumawe. Namun karena kondisi ini berkatagori khusus, maka tidak dibenarkan untuk pemulangan, karena akan melibatkan banyak orang dengan segala kemungkinan yang tidak diharapkan kelak.

Atas dasar itu pihak manejemen rumah sakit berkoordinasi dengan berbagai pihak, hingga didapat kesepakatan pemakaman dilakukan di Neuhuen.

Pihak manajemen juga melakukan pengawalan ketat di pintu masuk kamar jenazah, dengan larangan keras untuk masuk kecuali bagi petugas yang benar benar punya urgensitas untuk pelaksanaan fardhu kifayah.

Karena kondisi itu pula, walaupun hasil lab belum didapat, sesuai SOP yang ada, jasad itu tidak dimandikan, namun hanya dengan tayamum di atas kantong jenazah. “Kita telah menanyakan beberapa orang ustad dan mereka merekomendasikan tayamum saja, karena kalau dimandikan akan berkemungkinan risiko bagi orang lain,” tambah sumber itu.

Selain itu juga ditambahkan, makam almarhum juga akan berbeda dengan makam biasa, karena akan digali lebih dalam serta lebih lebar, karena menggunakan peti khusus.

Sebelumnya, dari penuturan beberapa kolega terungkap jika memang almarhum melakukan dinas luar ke Surabaya. Setelah selesai berdinas, almarhum Agus menuju Kota Bogor untuk menjenguk anaknya yang dikabarkan telah berkeluarga di Kota Hujan itu. Dan perjalanan itu berakhir dengan masuknya almarhum di rumah sakit PT Arun sejenak pulang ke Lhokseumawe.

Baca Juga:  PB Koetaraja Setdako Juarai Turnamen Badminton Eksekutif

Dirincikan sejarah medis sang pasien, pada tanggal 13 Maret 2020 Manager Operasi PT Perta Arun Gas Bpk Agus Ares tiba di Bandara Lhokseumawe stlh kembali dari melaksanakan  dinas luar dari Surabaya dan Bogor

Pada tanggal 17 Maret 2020, yang bersangkutan dirawat di RS Arun.

Pada tanggal 20 Maret 2020 pasien dimaksud dievakuasi ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh dgn status PDP. Informasi awal yg diperoleh bhw Ybs menderita penyakit DBD dan infeksi paru, namun demikian tindakan yg dilakukan harus sesuai SOP penanganan pasien Corona, hingga masuk katagori PDP Covic-19.

Akhirnya pada tanggAL 23 Maret 2020 pkl 12.30 diperoleh informasi dari manajemen PT PAG, jika pasien PDP Covic 19 atas nama Agus Ares telah meninggal dunia.

 

Penulis                 : Nurdinsyam

Berita Terkini

Haba Nanggroe