Acehherald.com | Bogor — Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor (Polbangtan Bogor) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bagian dari implementasi Program Belangi, sebuah inisiatif untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) sektor pertanian dan peternakan.
Penandatanganan MoU ini berlangsung dalam momentum kuliah umum yang disampaikan Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, bertema “Peran Penyuluh dan Potensi Pengembangan Peternakan di Kabupaten Aceh Tengah”. Dalam sambutannya, Haili Yoga menegaskan pentingnya peran penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan sektor pertanian dan peternakan.
“Kami memastikan penyuluh menjadi prioritas. Regenerasi tenaga penyuluh berkualitas adalah kunci masa depan pertanian Aceh Tengah yang modern dan berdaya saing,” tegas Bupati Haili Yoga.
Melalui kerja sama ini, Polbangtan Bogor akan berperan dalam memperkaya kapasitas akademik, memperluas program magang lapangan, serta mendukung riset aplikatif di berbagai subsektor pertanian dan peternakan di Aceh Tengah.
Dalam paparannya, Bupati Haili Yoga juga memperkenalkan konsep pertanian dan peternakan berbasis teknologi digital, seperti penerapan sistem informasi manajemen peternakan terpadu dan penggunaan sensor Internet of Things (IoT) untuk pemantauan kesehatan ternak secara real-time.
“Teknologi saja tidak cukup. Kita butuh SDM unggul yang mampu berinovasi dan beradaptasi,” tambah Haili.
Nota Kesepahaman ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi Aceh Tengah untuk tampil sebagai daerah percontohan nasional dalam pengembangan SDM pertanian dan peternakan berbasis inovasi dan teknologi.
Dengan langkah strategis ini, Aceh Tengah menegaskan komitmennya dalam membangun sektor pertanian dan peternakan yang produktif, berkelanjutan, serta berdaya saing tinggi di kancah nasional maupun internasional.




















