
BANDA ACEH – Dana masyarakat Aceh yang terkumpul lewat penggalangan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Sulawesi Barat (Sulbar) dilaporkan telah mencapai Rp 792.500.000.
Hal itu dikemukakan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanta kepada AcehHerald.com, Ahad (24/1/2021). Menurut Iswanto, angka tersebut adalah jumlah dari keseluruhan komitmen sumbangan yang telah dilaporkan ke Panitia Penggalangan Dana.
Dikatakan, total ada 123 donatur yang telah menyatakan komitmen donasi dengan nominal yang bervariasi. “Dari 123 donatur, 110 di antaranya telah melakukan pelunasan dengan total Rp 417.380.000,” ujar Iswanto.
Sedangkan sisa dana sebesar Rp 375.120.000 dari 13 donatur lainnya yang telah menyatakan komitmen, kini sedang menunggu pelunasan, ujarnya.
Iswanto melanjutkan, penggalangan donasi untuk korban gempa Sulbar dilakukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Aceh dengan dukungan penuh oleh Pemerintah Aceh. Bagi masyarakat yang ingin berdonasi dapat mengirimnya ke rekening ACEH UNTUK SULAWESI BARAT, BANK ACEH SYARIAH, NOMOR REKENING 5010197000014.3
Selanjutnya, para donatur dapat mengirim foto bukti transfer atau mencatatkan komitmen bantuan mereka ke Ketua Forum PRB Aceh, Nasir Nurdin (Hp. 0811688898), Kalak BPBA DR Ilyas Yunus (Abi Ilyas) (Hp. 08116875685) atau ke Teuku Ahmad Dadek (Ketua Kagama Aceh) (Hp. 08126933147).
Lebih lanjut Iswanto mengatakan, Gubernur Aceh Nova Iriansyah sebelumnya telah menyerukan penggalangan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Sulawesi Barat yang terjadi pada Jumat (15/1/2021) lalu.
“Untuk membantu meringankan beban warga Sulbar, Gubernur Nova Iriansyah melalui Sekda Aceh, Taqwallah, telah menugaskan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBA, Ilyas Yunus (Abi Ilyas) berkoordinasi dengan Pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh, untuk melakukan aksi penggalangan dana,” ujar Iswanto.
Data BNPB, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang menggoyang Sulbar itu telah merenggut nyawa puluhan orang, dan melukai ratusan lainnya. Gempa tersebut juga merusak ratusan rumah, sejumlah hotel serta merobohkan kantor Gubernur Sulbar, RSUD Mamuju dan sejumlah fasilitas lainnya. Sementara itu ribuan warga yang terdampak gempa terpaksa mengungsi.



















