
BIREUEN | ACEH HERALD
YAYASAN Eddie Foundation dan PT Imza Rizky Jaya Group menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran di Desa Pante Piyue Kecamatan Peusangan, Bireuen, Aceh, Minggu (4/10/2020).
Bantuan berupa sembako dan sejumlah uang, diserahkan oleh Koordinator Yayasan Eddie Foundation dan PT Imza Rizky Jaya, Raisa Razali didampingi beberapa anggota timnya.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh empat Kepala Keluarga yang menjadi korban kebakaran di desa tersebut. Mereka sangat terharu menerima bantuan tersebut.
Direktur Eddie Foundation, Dr (Cn) Teuku Eddy Faisal Rusydi SHI, MSc, CM, CTT (K) kepada Aceh Herald, Senin (5/10/2020) mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Eddie Foundation dan PT Imza Rizky Jaya mereka yang menjadi korban musibah tersebut.

“Bantuan ini kami harapkan sedikit dapat meringankan beban saudara kita yang menimpa musibah kebakaran, insyaAllah kami akan kembali lagi di lain waktu dan kesempatan,” kata Teuku Eddy.
Teuku Eddy berharap kepada keluarga yang menimpa musibah agar selalu tabah dan sabar menerima cobaan Allah SWT. “Ini semua cobaan Allah, dibalik musibah pasti ada hikmah dari Allah SWT,” ucap Teuku Eddy.
Sebelumnya seperti dilaporkan Aceh Herald, empat unit rumah warga di Dusun Loen Desa Pante Piyeu, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh, ludes terbakar, Sabtu, (3/10/2020).
Api yang menghanguskan rumah warga itu diduga akibat korsleting arus listrik setelah terjadinya percikan api di Kwh meter listrik di sebuah rumah yang ikut terbakar. Percikan api dengan cepat menyambar ke rumah lainnya yang berdekatan.
Akibat kebakaran itu, selain menghanguskan empat unit rumah tersebut, seorang warga, Irwan Abdullah (39), dilaporkan ikut terluka bakar akibat peristiwa itu.
Keempat rumah yang terbakar itu, tiga diantaranya konstruksi permanen, dan satu unit rumah konstruksi kayu rata dengan tanah.
Rumah itu milik Roni Wilda (29), pekerjaan tukang perabot yang ditempati bersama keluarganya, lalu rumah Nurantiah (56) seorang janda, dan rumah M. Zikri (28), serta rumah Mukhsin (39) yang juga tinggal bersama keluarganya.
Keuchik Pante Piyeu, Anwar Munzir menyebutkan ketika kebakaran terjadi, sebagian pemilik rumah sedang berada di tempat lain, kecuali beberapa keluarga yang tinggal di rumah saat kejadian. “Mereka kini terpaksa mengungsi ke rumah tetangga dan sanak famili,” tambahnya.(*)
PENULIS : FERIZAL HASAN