
LONDON | ACEH HERALD-
Pewaris tahta Kerajaan Inggris, Pangeran William dan Harry terlihat akur. Putra pasangan Pangeran Charles dan Lady Diana dari kerajaan Inggris mengesampingkan perbedaan mereka untuk sementara saat meresmikan patung mendiang Putri Diana, di hari yang harusnya menjadi ulang tahun ke-60 sang ibu. Mereka berharap itu akan jadi kenangan abadi atas kehidupan Diana.

William dan Harry tampak santai saat menyingkap selubung patung Diana di Sunken Garden, Istana Kensington, London, bekas kediaman ibu mereka. Patung itu memperlihatkan Diana dikelilingi oleh tiga anak.
Dua patung anak tampak dirangkul Diana, sementara satu lagi berada di sisi belakang. Dilansir Reuters, Istana Kensington mengatakan, patung itu mewakili universalitas dan dampak generasi dari pekerjaan Diana.
“Setiap hari, kami berharap dia masih ada di sini, dan harapan kami patung ini menjadi simbol kehidupan dan apa yang dia tinggalkan selamanya.”
William dan Harry ditemani oleh saudara-saudara Diana, yakni Charles Spencer, Sarah McCorquodale, dan Jane Fellowes di acara berskala kecil di Taman Sunken, salah satu tempat favorit Diana.
Patung yang berwarna hijau kebiruan dan dirancang oleh Ian Rank-Broadley itu dibuat atas permintaan kedua pangeran pada tahun 2017 sebagai penghormatan kepada ibu mereka.
Kantor William mengatakan, mereka ingin patung itu mencerminkan dampak positif Diana di Inggris dan secara global. Mereka juga ingin untuk membantu generasi mendatang memahami “pentingnya posisi Diana dalam sejarah”.
William dan Harry baru berusia 15 dan 12 tahun ketika mobil berisi Putri Diana dan kekasihnya Dodi Al Fayed mengalami kecelakaan pada 1997 di terowongan Paris, Prancis ketika menghindari paparazi. Hampir seperempat abad sejak kejadian itu, Diana masih jadi sosok yang dikenang oleh banyak orang.
Cuplikan video dari peresmian patung memperlihatkan William dan Harry mengobrol bersama, bebas dari tanda-tanda pertengkaran yang merenggangkan hubungan mereka beberapa tahun belakangan. Dua saudara kandung yang dulunya akrab itu kini hampir tidak berbicara satu sama lain.
Sejak mundur dari kerajaan tahun lalu, Harry beberapa kali bicara hal-hal yang menyerang keluarga serta institusi kerajaan. Tak terkecuali tuduhan rasisme yang dialaminya dan istrinya, Meghan, yang diungkapnya dalam wawancara bersama Oprah Winfrey.
Laporan media mengatakan, klaim itu membuat William murka. Mereka terakhir kali berjumpa pada April lalu di pemakaman sang kakek, Pangeran Philip.