BLANGPIDIE I ACEH HERALD – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), H Darmansah SPd MM, didampingi istri, Ny Hj Zulhijjah dan Staf berkunjung ke Pesantren/Dayah Bustanul Huda di Desa Keude Siblah, Blangpidie, Senin (22/8/202022) sore.
Dalam kunjungan itu, Pj Bupati yang dilantik tanggal 15 Agustus lalu dan istri mengikuti prosesi peusijuek atau tepung tawar oleh ulama yang tergabung dalam Pengurus Cabang Persatuan Tarbiyah (PC Tarbiyah PERTI) Kabupaten setempat.
Sebelumnya, Pj Bupati Darmansah melakukan ziarah ke Makam almarhum Tgk Syekh H Muhammad Syam Marfaly bin Makrufen di Kompleks Dayah Bustanul Huda.
Almarhum salah seorang ulama kharismatik di Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Abdya pada masanya, pendiri Dayah Bustanul Huda dan mantan Ketua PC Tarbiyah PERTI Aceh Selatan yang pertama, sebelum dan sesudah pemekaran menjadi Kabupaten Abdya.
Tepung tawar terhadap Pj Bupati Darmansah dan istri Ny Hj Zulhijjah, juga TP-PKK Kabupaten setempat dilaksanakan di dalam Dayah Bustanul Huda.
Prosesi peusijuek yang berlangsung khidmat itu dilaksanakan sejumlah ulama PERTI. Antara lain, Ketua Majelis Pembina Cabang Tarbiyah PERTI, Drs Tgk H Burhanuddin Sampe MM, juga mantan Sekda/matan Pj Bupati/mantan Ketua PC Tarbiyah PERTI Abdya.
Ketua Majelis Mutasyar Cabang, Drs HM Nafis A Manaf MM, juga mantan Sekda Abdya. Ketua Majelis Ifta’ Cabang, Tgk Abu Yazid Al-Yusufie, Wakil Ketua Majelis Ifta’ Cabang, Tgk Muhammad Dahlan, juga Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Abdya.
Selanjutnya, tapung tawar dilaksanakan, Ketua Majelis Pakar Cabang, Drs Tgk Zulkifli Daiyan, Sekretaris PC Tarbiyah PERTI, Tgk M Yasin Yusuf, Wakil Sekretaris Majelis Pakar Cabang, Tgk Nawawi Hakimis, serta sejumlah pengurus lainnya, termasuk Kepala Desa/Keuchik Gampong Keude Siblah, T Rinaldi RA, juga Bendahara PC Tarbiyah PERTI.
Dalam kunjungan tersebut, Pj Bupati Darmansah, didampingi Sekda Abdya, Salman Alfarisi ST, juga Wakil Ketua Majelis Pakar Cabang PC Tarbiyah PERTI Abdya, Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Tgk Ubaidillah SAg juga Wakil Ketua Pengurus Harian Cabang Tarbiyah PERTI Abdya, termasuk Plt Kadis Kominsa, Mawardi SH dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Sekdakab, Indra Darmawan.
Pj Bupati Abdya, Darmansah dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Ulama Tarbiyah PERTI yang telah menerimanya sebagai bagian dari unsur PERTI yang ditandai dengan dilaksanakan acara adat berupa peusijuek.
Kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh itu memperkenankan diri, meskipun sebenarnya diakui telah banyak yang mengenalinya. “Saya dari Ujung Karang, Sawang, istri saya dari Terbangan, Aceh Selatan,” ungkap Darman (nama panggilan Pj Bupati ini).
Ia sangat mengharapkan dukungan dari PC Tarbiyah PERTI Abdya dalam melaksanakan tugas sebagai Pj Bupati Abdya. “Guna membantu, saya minta satu orang dari unsur PERTI untuk diangkat sebagai Staf Khusus (Tenaga Ahli) Pj Bupati,” kata Darmansah dalam acara tersebut.
Minta Dibantu Pendidikan
Ketua PC Tarbiyah PERTI Abdya, Tgk H Muhammad Qudusy Syam Marfaly, menyampaikan selamat kepada H Darmansah SPd MM yang telah mendapat amanah dan kepercayaan pihak atasan sebagai Pj Bupati Abdya.

Abu Muda –demikian panggilan Tgk H Muhammad Qudusy Syam Marfaly— menjekankan bahwa Tarbiyah PERTI adalah organisasi Islam terbesar di Abdya. Kemudian, organisasi masyarakat (ormas) nomor tiga sesudah Muhammadiyah dan NU di Indonesia.
Tarbiyah PERTI Abdya, tambah Abu Muda, ibarat rumah yang besar tempat berhimpunnya Ulama, Penjabat, Politisi, Cendikiawan, Pemuda dan Mahasiswa. Tarbiyah PERTI Abdya bergerak di bidang pendidikan, dakwah dan amal sosial.
“Kami berharap kepada Pj Bupati untuk memperhatikan perkembangan pendidikan Abdya,” kata Pimpinan Dayah Bustanul Huda, Blangpidie, ini. Di Abdya, khususnya di Blangpidie, katanya lagi, pernah menjadi pusat pendidikan Dayah sehingga melahirkan ulama-ulama besar, seperti Abuya Muda Waly. Abu Adnan Bakongan, Abu Ghafar Lhoknga, Abu Ibrahim Woyla.
PERTI Abdya, menurut Tgk H Muhammad Qudusy Marfaly juga siap bekerja sama dengan Pemerintah Abdya dalam penegakan Syariat Islam. “Terlebih lagi, akhir-akhir ini terjadi degradarasi moral remaja, aliran sesat sudah ada di Abdya. Makanya kami perti Abdya siap membantu Bapak Pj Bupati dalam penegakan syariat Islam,” ungkap Abu Muda.
Sebelumnya, Ketua Majelis Pembina Cabang Tarbiyah PERTI Abdya, Drs HT Burhanuddin Sampe MM menjelaskan, jauh sebelum terbentuk Kabupaten Abdya tahun 2002, tapi pada tahun 1968 Abuya Syeikh Muhammad Syam Marfaly telah menabalkan nama kabilah santri yang mondok di Dayah Induk Darussalam, Labuhan Haji, Aceh Selatan dengan sebutan nama Kabilah Aceh Barat Daya (Abdya).
“Abdya lahir dan besar, salah satunya dari perjuangan Ulama dan Pengurus PERTI. “Bapak Pj Bupati jangan sungkan-sungkan meminta bantuan Pengurus Tarbiyah PERTI untuk sama-sama memajukan Kabupaten ini,” kata HT Burhanuddin Sampe, juga mantan Sekda dan Pj Bupati Abdya, ini.(*)
Penulis : Zainun Yusuf (Aceh Barat Daya)