Mayat Misterius di Bawah Jembatan Peureulak Ternyata Warga Langsa

LANGSA | ACEH HERALD- Teka-teki mayat misterius yang ditemukan warga Peureulak di bawah jembatan Desa Jeungki Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, terjawab sudah. Ridwan, warga Sungai Pauh Induk, Kota Langsa. Namun, siapa pelaku dan motif pembunuhan Ridwan yang sehari-hari dikenal warga sebagai toke pengumpul dan pembeli barang bekas (butut) hingga saat ini masih belum … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Keluarga almarhum, menjemput jenazah Ridwan di ruang jenazah RSUD Langsa, Jumuat (23/7/2021) sekitar pukul 11.45 WIB untuk dimalamkan di TPU Gampong Meutia. FOTO IST

LANGSA | ACEH HERALD-

Teka-teki mayat misterius yang ditemukan warga Peureulak di bawah jembatan Desa Jeungki Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, terjawab sudah. Ridwan, warga Sungai Pauh Induk, Kota Langsa.

Namun, siapa pelaku dan motif pembunuhan Ridwan yang sehari-hari dikenal warga sebagai toke pengumpul dan pembeli barang bekas (butut) hingga saat ini masih belum terungkap. Pihak Polres Kota Langsa hingga saat belum mengungkapkan motif pembunuhan dan siapa tersangka pembunuhnya.

Jenazah warga Sungai Pauh Induk Langsa yang menjadi korban pembunuhan dan mayatnya dibuang ke sungai Jeungki ditemukan warga Peureulak dalam kondisi sebagian tubuh sudah rusak, hari ini (23/7/2021),  selepas shalat Jumat dikebumikan di tempat pemakaman umum Gampong Meutia Kecamatan Langsa Kota.

Sebelum dikebumikan, jenazah Ridwan sudah lebih dulu dilakukan autopsi di RSUD Langsa untuk keperluan pengusutan kasus pembunuhan tersebut.

Saat ditemukan kondisinya mayat yang dimasukkan dalam karung memang sudah dalam keadaan membusuk, bagian leher, tangan, dan kaki terikat dengan tali.

Pihak kepolisan Aceh Timur kepada wartawan sebelumnya menyebutkan korban yang ditemukan warga Peureulak itu diduga korban dibunuh terlebih dahulu kemudian diikat dan dimasukkan ke dalam karung goni kemudian diberi pemberat agar tenggelam untuk menghilangkan jejak.

Kemudian keluarga korban, Jumat (23/7), menjemput jenazah Ridwan di ruang jenazah RSUD pada pukul 11.45 untuk dibawa pulang ke rumah kakaknya di Gp Meutia, tidak jauh dari rumah korban. Dan jenazahnya dikebumikan di TPU Gampong Meutia.

Baca Juga:  Bupati Resmikan Ruang Pinere RSUD SAS Peureulak

Berita Terkini

Haba Nanggroe