
TAPAKTUAN | ACEH HERALD
JENAZAH Zulman (30) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Aceh Selatan, tiba di rumah duka sekira pukul 03.10 Wib dini hari dan akan dimakamkan di kampung halamannya di Ladang Luah, Kecamatan Kluet Utara
Kedatangan jenazah Zulman disambut oleh keluarga, mulai dari ibu almarhum, sanak famili hingga istri dan keluarga besarnya.

Isak tangis pun pecah saat menyambut jasad almarhum Zulman dari negeri Jiran Malaysia. Ia meninggal akibat kejadian pembunuhan yang menimpanya beberapa pekan lalu.
Keluarga hanyut dalam duka, menangisi jasad Zulman yang merantau sebagai TKI, namun naas nyawanya tak terselamatkan usai ditikam oleh sesama rekan kerjanya.
Zulman meninggalkan seorang istri, yang dinikahinya hampir setahun lalu, sang istri yang sempat diajak melancong ke Malaysia ini terus menangis kepergian Zulman untuk selama-lamanya, kepada istrinya Zulman sempat berjanji akan segera berhenti menjadi TKI dalam dua tahun kedepannya, namun ajal menjemputnya sebelum janji itu tertepati.
Setelah keharuan mereda, akhirnya keluarga melakukan doa dan pembacaan surah Yasin kepada almarhum.
Ambulans pengangkut jenazah almarhum sejak dari kota Subulussalam dibawa ke rumah duka dengan iring-iringan yang terdiri dengan formasi di tengah diapit oleh mobil ketua LSM LIBAS May Fendri di depan dan salah seorang ketua RAPI dari Subulussalam di belakang.
Tiba di kecamatan Kluet Selatan, relawan RAPI langsung menyambut dan mengawal jenazah almarhum hingga ke rumah duka, perlu diketahui sebelum menjadi TKI, Zulman terlibat aktif dalam organisasi RAPI di Aceh Selatan.
Rencana jenazah almarhum akan dikebumikan tidak jauh dari rumah keluarga besar almarhum di lorong Ladang Luah pada Sabtu (3/10/2020) tepatnya disebelah makam ayahnya.
Selamat jalan pejuang devisa, selamat jalan pegiat sosial, semoga Khusnul khatimah dan mendapat pahala syahid.(*)
PENULIS : ZULFAN