
FOTO : ISTIMEWA
PEUREULAK │ ACEH HERALD
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Aceh Timur hanya melayani pembeli yang memakai masker pada pasar murah yang digelar di kantor Camat Peureulak Barat, Kamis (30/4/2020). Kebijakan itu dilakukan untuk menghindari kerumunan pembeli sesuai protokoler corona virus desease 2019 (Covid-19).
Kabid Perdagangan Disperindagkop dan UKM Aceh Timur, Nazarina, mengatakan pasar murah yang digelar itu rutin dilaksanakan setiap tahun pada Ramadhan dan menjelang Lebaran Idul Fitri. Menurut dia, pasar murah reguler ini kedua kalinya dilaksanakan dalam tahun ini.
“Sebelumnya, kami juga menggelar pasar murah di Pasar Baru Peureulak, Rabu (22/4/2020) lalu, atau sebelum mengang puasa,” ujarnya kepada wartawan.
Nazarina menyebutkan, pihaknya menggelar pasar murah reguler ini sesuai prosudur Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah. Kepada calon pembeli, sebelumnya telah dibagikan kupon melalui seluruh keuchik dalam wilayah Kecamatan Peureulak Barat.
Untuk kupon nomor 1-10 dilayani pada pukul 10.00 WIB. Sedangkan kupon nomor 11 dan seterusnya dilayani pada jam berikutnya. “Ini kami lakukan untuk menghindari kerumunan calon pembeli. Mereka juga wajib menggunakan masker serta cuci tangan sebelum menyerahkan kupon dan membayar barang kebutuhan pokok murah yang telah disiapkan petugas,” ujar Nazarina.
Dia menyebutkan, bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah terdiri 21 ribu telur, 1.500 kilogram gula pasir, 2.500 kilogram beras, dan 1.500 liter minyak goreng. Semua kebutuhan pokok ini dijual dibawah harga eceran tertinggi (HET). Untuk gula pasir dijual Rp 12.500 per kilogram, minyak goreng Rp 10 ribu per kilogram, telur ayam Rp 30 ribu per lempeng, serta beras premiun Rp 8.500 per kilogram.(*)
PENULIS : RIDWAN SUUD