BLANGPIDIE | ACEHHERALD.Com – Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Aceh 2025 di lapangan bola kaki Desa Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).
Perhelatan besar tersebut dibuka Plt Sekda Aceh, M Nasir, SIP. MPA., didampingi Bupati Abdya, Dr. Safaruddin, S.Sos. MSP., Rabu (28/5/2025) malam.
Kegiatan yang diikuti 14 kabupaten/kota digelar selama tiga hari atau hingga Sabtu (31/5/2025) malam.
Gelaran TTG itu juga dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun (HUT) ke-24 Abdya tahun 2025.
Plt Sekda Aceh, mengatakan gelar TTG merupakan salah satu wujud nyata komitmen Pemerintah Aceh dalam menggali, mengembangkan, dan memanfaatkan inovasi berbasis lokal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dengan memadukan pengetahuan tradisional dan kemajuan teknologi, Gelar TTG menjadi wahana penting bagi para inovator diberbagai pelosok Aceh untuk memperkenalkan solusi-solusi kreatif dan aplikatif yang relevan dengan potensi dan kebutuhan daerah masing-masing.
Kegiatan ini juga menjadi sarana strategis untuk memberdayakan masyarakat gampong, memperkuat ketahanan pangan, membuka peluang kerja, dan mendorong peningkatan ekonomi lokal.
Karena itu, partisipasi aktif dari setiap daerah sangat diharapkan, tidak hanya dalam mengikuti lomba inovasi, namun juga dalam mendukung penuh proses hilirisasi dan komersialisasi dari penemuan yang telah dihasilkan.
“Perlu kami sampaikan bahwa sebelum pelaksanaan gelar TTG, telah dilakukan lomba Inovasi Alat TTG dan Lomba Posyantek yang diikuti 14 kabupaten/kota. Para pemenang lomba tersebut telah kita beri penghargaan, dan nantinya akan mewakili Aceh pada lomba TTG tingkat nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Abdya, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan gelar TTG tahun 2025 yang menjadikan Abdya sebagai tuan rumah.
Menurutnya, Gelar TTG bukan hanya sebuah acara rutin tahunan, melainkan momentum strategis untuk menampilkan karya dan inovasi teknologi yang lahir dari tangan-tangan kreatif masyarakat.
Inilah ruang bersama bagi inovator gampong, pelaku UMKM, serta insan kreatif Aceh untuk menunjukan bahwa kemajuan teknologi tidak selalu identik dengan sesuatu yang besar dan mahal, tetapi bisa hadir dalam bentuk sederhana, fungsional, dan kontekstual, yang tepat guna, tepat sasaran, dan tepat manfaat.
Lebih lanjut dikatakan, momentum ini menjadi lebih istimewa karena Abdya juga tengah memperingati HUT ke 23. Perayaan ‘Sigupai Meusyuhu’ telah berhasil menghidupkan kembali semangat gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur atas berdirinya Kabupaten kita tercinta ini.
Serangkaian kegiatan sosial, olah raga, dan keagamaan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam rangka HUT ini menjadi cermin dari semangat kolektif membangun Abdya yang sejahtera dan bermartabat. Ini merupakan bentuk konkrit dari Arah Baru Abdya Maju.
“Untuk itu, saya ingin mengajak seluruh masyarakat Abdya untuk tidak sekedar menjadi tuan rumah yang ramah dan baik, tapi juga menjadi pelaku aktif dalam setiap kegiatan, belajar dari inovasi daerah lain, dan menyumbangkan ide-ide terbaik dari Negeri Breuh Sigupai ini,” pungkasnya.
Prosesi pembukaan Gelar TTG dimaksud dihadiri para kepala daerah dalam Provinsi Aceh, para tokoh, unsur forum komunikasi pimpinan kabupaten, kepala satuan kerja perangkat kabupaten dan unsur terkait lainnya.(*)
Penulis: Zainun Yusuf (Aceh Barat Daya)