
SIGLI I ACEH HERALD
SEORANG lelaki bangkotan, Husin alias Abua (54), warga Tangse, Pidie, dicokok polisi. Pria itu dilaporkan melakukan pelecean seks terhadap seorang bocah wanita yang tak lain kemenakan atau aneuk kumuennnya. Abua dibekuk polisi, Kamis (21/04/2022) sekitar pukul 16.00 Wib, dalam sebuah operasi yang dipimpin oleh KBO Sat Reskrim Polres Pidie, Ipda Herman SH beserta Kanit PPA sat Reskrim an. Aipda Bukhari dan 2 (dua) anggota personil unit PPA.
Abua dicokok disebuah rumah kosong di Dusun Alue Breuh Gampong Mane Kec. Mane Kab. Pidie, selanjutnya tersangka dibawa Ke Sat Reskrim Polres Pidie untuk dilakukan pemeriksan lebih lanjut serta ;angsung ditahan di Rutan Mapolres Pidie..
Tindakan cabul lelaki tua itu diungkap oleh sang ibu, Ibu Yevi (42), sementara korban adalah gadis kecil –sebut saja– Melati (13). Perbuatan durjana Abua justru dipergoki oleh isterinya sendiri, saat lelaki bangkotan itu sedang merayu korban.
Kapolres Pidie, AKBP Padli SH SIK MH melakui Kasatreskrim Muhammad Rizal SE SH MH mengakui insiden dugaan pelecehan seksual terhadap Melati itu.
Dikatakan, tindak pidana jarimah pelecehan seksual dan atau pemerkosaan terhadap anak tersebut terjadi pada hari dan tanggal yang korban tidak ingat lagi atau pada pertengahan bulan Desember 2021 sekira pukul 13.00 wib di dalam rumah pelaku di Kec. Sakti Kab. Pidie. Sedangkan kejadian yang terakhir pelaku melakukan pelecehan seksual terhadap korban anak yang terjadi pada hari Senin tanggal 18 april 2022 sekira pukul 17.15 wib juga di Kec. Sakti Kab. Pidie. Saat itu lelaki durjana tersebut bersama anak bayinya di dalam rumah, dan ia sukses melampiaskan nafsu setannya.
Namun pada saat kejadian kedua pada hari Senin tanggal 18 April 2022 sekira pukul 17.15 wib di dalam rumah korban, aksi Abua dipergoki istrinya. Saat itu lelaki penjahat kelamin tersebut mendatangi rumah korban dengan dalih mengantar buah jambu. Namun setiba di dalam Abua malah merayu koban, hingga istrinya yang curiga mengikuti dari belakang.
Sempat terjadi perang mulut antara Abua dengan istrinya, hingga kasus itu diketahui oleh ibunda Melati, dan langsung melaporkan ke polisi. Abua sempat melarikan diri ke Mane, sebelum akhirnya dicokok polisi.
Asnawi Ali : Kontrbutor Pidie




