Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah Komit Bangun Dry Port

REDELONG | ACEH HERALD BUPATI Bener Meriah, Sarkawi dan Wakilnya, Dailami semakin serius untuk mengupayakan pembangunan Gudang Cargo atau Dry Port di kabupaten penghasil kopi dan sayur-sayuran tersebut. Keseriusan Pemkab Bener Meriah membangun Dry Port tersebut tampak dengan digelarnya rapat lanjutan antara bupati, wakil bupati, anggota DPRK setempat, Zulham dan Kepala Balai Perhubungan Transportasi Darat … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Peninjauan calon lokasi Dry Port di Bener Meriah. (Foto Robby)

REDELONG | ACEH HERALD

BUPATI Bener Meriah, Sarkawi dan Wakilnya, Dailami semakin serius untuk mengupayakan pembangunan Gudang Cargo atau Dry Port di kabupaten penghasil kopi dan sayur-sayuran tersebut.

Keseriusan Pemkab Bener Meriah membangun Dry Port tersebut tampak dengan digelarnya rapat lanjutan antara bupati, wakil bupati, anggota DPRK setempat, Zulham dan Kepala Balai Perhubungan Transportasi Darat Wilayah I Aceh Ir. Mulyahadi, M.STr Sabtu, (08/05) kemarin.

Dalam rapat tersebut, Mulyahadi menerangkan kepada Bupati dan Wakil bupati Bener Meriah bahwa ia bersama jajarannya ingin melihat lokasi yang dipersiapkan Pemkab Bener Meriah untuk pembangunan Dry Port yang diusulkan. “Kami ingin meninjau lokasi yang disiapkan oleh Pemda agar nantinya dapat kita lakukan uji kelayakan lokasi dan akses barang atau mobil yang mengangkut peti kemas tersebut, karena perlu dilakukan survey dan kajian yang tepat sebelum dilakukan pembangunan,” ujar Mulyahadi.

Menjawab hal tersebut, bupati  memberikan 3 titik lokasi yang berada di sekitar Kecamatan Bukit, karena, menurut Sarkawi, mengingat lokasi tersebut merupakan pusat akses mudah dari 3 kabupaten tetangga. “Kita sudah tunjukkan 3 alternative lokasi yang menjadi pilihan pembangunan Dry port di Kecamatan Bukit, akan tetapi tidak menutup kemungkinan apabila tidak memenuhi standar maka akan kita upayakan di Kecamatan lain,” ucap Sarkawi kepada Acehheraldcom, Minggu, (09/05/21).

Pemilihan lokasi di Kecamatan Bukit, terang Sarkawi, mengingat pusat barang ekspor dan Akses dari wilayah Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Gayo lues sangat dekat, sehingga memudahkan juga dalam pengangkutan barang ke terminal Kargo tersebut, karena Fasilitas ini bukan saja untuk kebutuhan Bener Meriah, melainkan juga kebutuhan dari kabupaten tetangga yang juga penghasil kopi.

Usai melakukan rapat, Wakil Bupati Dailami dan Kepala Balai PTD Ir. Mulyahadi langsung meninjau ketiga lokasi tersebut yang juga didampingi oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Drh. Sopyan dan beberapa Kepala Dinas di jajaran Pemda Bener Meriah. Dari hasil peninjauan Pemda Bener Meriah memberikan data Ketiga lokasi tersebut untuk selanjutnya nanti akan dilakukan pengkajian oleh Tim Kementerian Perhubungan.(*)

Baca Juga:  Pastikan Pasar Kondusif, Polda Aceh Patroli di Hari Meugang Idul Adha

 

Penulis     :     Robby

Berita Terkini

Haba Nanggroe