
IDI I ACEHHERALD.com
Curah hujan yang masih tinggi di Aceh telah menyebabkan sejumlah daerah dilanda banjir. Beberapa daerah di antaranya bahkan dihantam banjir bandang yang menyebabkan sejumlah pemukiman penduduk, rumah dan harta benda lainnya ikut porak-poranda.
Setelah menghantam pemukiman penduduk Paya Tumpi, Takengon, Aceh Tengah pekan lalu, kini banjir bandang kembali melanda Aceh Timur. Hujan yang terus turun di kawasan pegunungan Aceh Timur, Sabtu (16/5/2020) dini hari telah menyebabkan Desa Pante Kera Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur terendam.
Belasan rumah warga pedalaman Aceh Timur dan puluhan hektar sawah yang padinya sedang menguning direndam banjir. Akibatnya, padi yang sudah menguning itu diperkirakan gagal panen.
Camat Simpang Jernih, Rahmadsyah menyebutkan sedikitnya 18 rumah warga Pante Kera terendam banjir akibat luapan sungai Simpang Jernih. Sedangkan puluhan hektar padi siap panen terancam membusuk karena terendam air.
Dikatakan Rahmadsyah, luapan air sungai terus meningkat dan ketinggian permukaan air hampir mencapai satu meter. Karenanya banyak rumah warga digenangi air, kecuali rumah panggung berkonstruksi kayu yang umumnya lebih tinggi dari permukaan tanah.
Oleh karena itu, warga Pante Kera dan desa sekitar yang berada di pedalaman Aceh Timur itu diminta hati-hati lantaran hujan terus saja mengguyur kawasan pegunungan Simpang Jernih.
Kepada masyarakat yang rumahnya sudah terendam banjir, Camat Rahmadsyah meminta agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. ” Saya sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) aceh Timur dan mereka sudah siap menuju ke Simpang Jernih,” ujar Rahmadsyah lagi.
Penulis Ridwan Suud (Aceh Timur/Langsa)



















