YARA Sesalkan Sikap DPRK yang Ogah Sebut Tiga Nama Calon Pj Bupati Abdya yang Telah Diusul ke Kemendagri

BLANGPIDIE| ACEH HERALD – Sikap Pimpinan DPRK Aceh Barat Daya (Abdya) yang ogah atau menyembunyikan tiga nama calon Penjabat (Pj) Bupati Abdya, mulai mengundang reaksi.

Pada Senin sore kepada media ini, Ketua DPRK Abdya, Nurdianto mengaku bahwa tiga nama calon Pj Bupati setempat sudah final, malahan diakuinya ketiga nama tersebut sudah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Namun politisi Partai Demokrat (PD) Abdya ini, sepertinya ogah menjelaskan nama ketiga calon Pj Bupati sebenarnya sangat ditunggu-tunggu publik.

Nurdianto yang berulang kali dihubungi Aceh Herald.com via pesan WhatsApp (WA) hingga Senin malam, tetap bungkam, tidak ada respon.

Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (Yara) Perwakilan Abdya dan Aceh Selatan, Suhaimi menyayangkan sikap dewan yang terkesan menutup-nutupi nama calon Pj Bupati yang katanya telah mereka usulkan ke Kemendagri RI. “Ini ada apa, patut kita pertanyakan. Kita menilai dewan seperti anak kecil,” kata Suhaimi dalam keterangan Pers dikirim, Selasa (19/7/2022).

Menurutnya, dewan tidak perlu menyembunyikan nama calon yang mereka usul. Sebab bukan hal yang perlu disembunyikan. Bercontoh pada DPRA Provinsi dan Kabupaten/Kota lain di Aceh, yang langsung membeberkan nama Pj Gubernur/Bupati/Walikota yang mereka usul. “Bukannya ini aneh, DPRA saja langsung membeberkan nama Pj Gubernur Aceh yang mereka usul, juga kabupaten/Kota lain. Aneh sekali Abdya ini, patut kita curigai ada sesuatu di balik kebijakan tutup mulut tersebut,’ ungkap Suhaimi.

Dia meminta dewan untuk bersikap dewasa. Dalam hal ini, Mendagri hanya meminta dewan untuk mengusulkan tiga nama calon, bukan dalam kapasitas memilih untuk dilantik. “Jadi, ya udah usul aja, dipilih tidaknya bukan urusan bapak dewan. Maka kita minta dewan untuk membuka ke publik siapa tiga nama yang mereka usul. Jadi, bek meukabom-kabom hana jelas,” tulis Suhaimi dalam ketetangannya.

Dia menambahkan, DPRK hanya sebatas mengusulkan tiga nama calon saja. Sedangkan bagian eksekusi siapa Pj-nya keputusannya ada Kemendagri RI.

Baca Juga:  Dua Alumni Smantig Sekaligus Putra Terbaik Aceh Besar Berburu Kursi Pj Bupati Abdya

Terkait hal ini, Suhaimi kembali mengingatkan UU Nomor 14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. Dan, menurutnya informasi terkait nama Pj Bupati juga masuk dalam keterbukaan informasi publik, dan ini wajib diberitahukan kepada Publik karena ini perintah UU.

Diberitankan, Ketua DPRK Abdya, Nurdianto mengaku bahwa tiga nama calon Pj Bupati setempat sudah final, malahan diakuinya tiga nama tersebut sudah diusul ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Dihubungi Aceh Herald.com, Senin (18/7/2022) sore, Nurdianto menjelaskan, rapat lintas fraksi sudah selesai. Fraksi Abdya Sejahtera mengusulkan satu nama calon, satu nama calon lainnya dari Fraksi Abdya Hebat.

Sedangkan satu nama calon lagi dari unsur Pimpinan Dewan. “Alhamdulillah sudah final dan sudah kita kirim ke Kemendagri,” kata pilitisi Partai Demokrat (PD) ini ketika dihubungi via pesan WhatsApp (WA).

Ditanya nama ketiga calon Pj Bupati Abdya yang diakuinya telah diusul ke Kemendagri RI, Ketua DPRK Nurdianto ternyata tidak memberi penjelasan. Ditunggu sampai Senin malam juga tak ada jawaban tanpa alasan yang jelas.

Tapi ketika dihubungi sehari sebelumnya, Nurdianto membuka sedikit informasi yang mengarah ke sosok tertentu.

Ketua DPRK itu menyebut bahwa diantara tiga nama calon yang bakal lahir dalam rapat sinkronasi yang dilaksanakan, Senin (18/7/2022), ada sosok putra daerah yang masih aktif menjabat pada jabatan strategis di Pemkab Abdya.  “Hanya yang dapat kita jelaskan bahwa dari tiga nama yang dousul termasuk ada nama putra daerah yg masih aktif menjabat jabatan strategis di Pemkap Abdya,” ungkap Nurdianto, ketika itu.

Satu sosok yang tidak disebut namanya itu mengarah kepada H Salman Afarisi ST. Karena Salman adalah putra asli Abdya dari Kuala Batee, dan sekarang menempati jabatan strategis, yaitu Sekda Abdya.

Wakil Ketua II DPRK Abdya, Syarifuddin dihubungi terpisah juga mengakui bahwa rapat sinkronisasi usulan tiga calon Pj Bupati, sudah selesai.

Politisi PNA ini juga meminta dikonfirmasi kepada Ketua DPRK Abdya menyangkut tiga nama calon Pj Bupati Abdya yang sudah ditetapkan. Alasannya, agar informasi yang keluar dari satu pintu.

Baca Juga:  Prediksi Pejabat Yang Berpeluang Diangkat Sebagai Pj Bupati Abdya, Siapa Saja Mereka

Ketua Fraksi Abdya Hebat, Syarkawi yang dihubungi juga mengarahkan media ini untuk menanyakan langsung kepada Nurdianto. “Coba abang tanya sama ketua, pasti ada satu nama calon putra daerah di Kabupaten Abdya yang masih aktif. Satu lagi dari provinsi, namanya tak dapat saya sebutkan.Tak mungkin saya mendahului ketua,” katanya.

Bahkan Ketua Fraksi Abdya Sejahtera, Anton Sumarno SE yang dihubungi melalui pesan WA hanya menjawab salam, dan mengaku sudah diusulkan. Kemudian Anton bungkam tentang ketika ditanya nama calon Pj Bupati yang diusulkan itu.

Belum diketahui alasan sehingga Pimpinan Dewan dan Ketua Fraksi-fraksi di DPRK setempat sepakat tutup mulut menyangkut nama-nama calon Pj Abdya yang katanya sudah diusul ke Kemendagri.

Padahal informasi semacam itu merupakan hak publik sepenuhnya yang memang ditunggu-tunggu untuk memberikan penilaian.

Ketua DPRK Abdya, Nurdianto sebelumnya menjelaskan, bahwa, Senin (18/7/2022) menggelar rapat sinkronisasi usulan tiga nama calon Pj Bupati setempat.

Rapat pamungkas yang melibatkan dua fraksi tersebut fiharapkan akan melahirkan tiga nama calon Pj Bupati Abdya yang memang ditungu-tunggu oleh warga Kabupaten yang berpenduduk 153.967 jiwa mendiami 152 gampong/desa yangbterbagi dalam 23 kemukiman dan 9 kecamatan tersebut.

Namun hasil amatan Aceh Herald.com hingga Senin sore, tidak ada tanda-tanda dilaksanakan rapat di gedung DPRK berlokasi di Kompleks Perkantoran Pemkab Abdya itu.

Di halaman depan kantor dewan tersebut hanya tampak parkir empat unit mobil pribadi pelat hitam serta sejumlah kendaraan roda dua milik karyawan.

Belakangan diperoleh informasi bahwa memang tidak ada rapat di kantor dewan tersebut. Rapat membicarakan sinkronisasi calon Pj Bupati, dilaksanakan di luar.

Ternyata, rapat tersebut sudah dimulai sejak hari Sabtu (16/7/2022) di salah kantor partai politik berlokasi di Kecamatan Susoh.

 

Penulis  : Zainun Yusuf