Rabu, Agustus 4, 2021

Waduh… Briptu II Perkosa Gadis Remaja di Kantor Polisi

Foto ilustrasi. (Edi Wahyono/detikcom)

HALMAHERA BARAT | ACEH HERALD-

Bila ada satu kata yang lebih rendah ketimbang ‘keji’ di kamus Bahasa Indonesia, barangkali kata sifat itu cocok disematkan untuk kelakuan oknum polisi yang satu ini. Briptu II yang diamanahi mengamankan gadis yang hilang justru memperkosa gadis itu.

Briptu II adalah personel Polsek Jailolo Selatan, di Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Peristiwa pemerkosaan tidak terjadi di sudut gelap kota, tengah hutan, atau di bangunan kosong. Pemerkosaan justru terjadi di kantor polisi, di Markas Polsek Jailolo itu sendiri.

Awalnya…

Awal peristiwa, korban dan seorang rekannya sedang berada di sebuah penginapan di Sidangoli, wilayah Kecamatan Jailolo Selatan, Halmahera Barat, Minggu (13/6). Korban dilaporkan hendak menuju Kota Ternate tapi terpaksa menginap di Sidangoli karena kemalaman.

Keluarga korban yang merupakan polisi rekan Briptu II meminta tolong agar Briptu II mengamankan korban dari penginapan menuju Polsek.

Pemerkosaan terjadi

Sekitar pukul 01.00 Wita, korban tiba-tiba didatangi polisi hingga diamankan ke Polsek Jailolo Selatan untuk dimintai keterangan. Briptu II menanyai korban soal kenapa si korban melarikan diri dari rumah. Si korban saat itu menjawab bahwa dia mau jalan-jalan ke Ternate.

“Karena menemukan korban itu, istilahnya dibawalah, diamankan ke Polsek, karena kan diamanahkan (leting polisi yang juga keluarga korban). Tapi sampai di Polsek berubah juga (terjadi pemerkosaan),” kata Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Adip Rojikan saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (23/6) kemarin.

Korban dan rekannya kemudian diinterogasi di ruangan berbeda. Akal-akalan Briptu II, korban malah diinterogasi bak pelaku kriminal, bukan diamankan.

Selanjutnya, saat itulah korban dilaporkan menjadi korban pemerkosaan di sebuah ruangan di Polsek Jailolo Selatan oleh Briptu II.

Korban sempat berteriak, namun tak ada yang mendengar jeritan korban kala itu. Kondisi Polsek sedang sepi saat tengah malam.

Ancam korban

Bangsatnya, Briptu II tak hanya memperkosa korban. Briptu II juga mengancam korban supaya korban tidak melaporkan peristiwa yang telah dialaminya.

“Ya diancam memang. Iya (korban diancam mau dipenjarakan),” kata Kombes Adip.

Briptu II ditangkap dan ditahan

Akhirnya, Briptu II ditangkap personel Polda Maluku Utara. Cepat saja, Briptu II langsung menjadi tersangka dan ditahan.

“Penanganan di Ditreskrimum, untuk penahanan di Polres Ternate,” ujar Kombes Adip.

Adapun korban yang masih berusia 16 tahun kemudian diamankan ke Peran Unit Perempuan dan Anak (PPA) Polda. Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri turut memeriksa personelnya yang memperkosa warga itu.

Polda Maluku Utara langsung melakukan visum terhadap korban dan saksi. Hasil visum itulah yang menjadi dasar penersangkaan Briptu II.

Terancam dipecat

Briptu II kini ditahan di Polres Ternate oleh Ditreskrimum Polda Malut dan terancam dipecat. Dia juga tengah diproses etik oleh Propam.

“Intinya adalah Polda Maluku Utara tidak akan memberikan toleransi kepada oknum yang telah melakukan pelanggaran pidana. Pasti terkait dengan masalah ini akan dikenakan sanksi tegas lagi, dan sanksi tertingginya dipecat dan sudah diajukan ke peradilan umum,” ujar Adip.

Terancam dipenjara 15 tahun

Akibat perbuatannya, Briptu II dijerat Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

“Sangkaan yang kita terapkan adalah pelanggaran terhadap undang-undang perlindungan anak. Ancaman tertinggi 15 tahun,” ucap Kombes Adip.

Rekonstruksi peristiwa pemerkosaan sudah dilakukan. Kini penyidik fokus melengkapi berkas penyidikan.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyatakan perbuatan Briptu II memalukan institusi Polri. Ada pula anggota dewan dari Fraksi Partai NasDem bernama Eva Yuliana yang menaruh perhatian terhadap peristiwa ini, dia berharap Briptu II dipidana sesuai perbuatannya.

sumber detikcom

- Advertisement -

Related Articles

Pertokoan Ulee Gle Pijay, Terbakar Selepas Ashar

ULEE GLE | ACEH HERALD- Kebakaran besar dilaporkan melanda pusat pertokoan Ulee Gle Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Sedikitnya, lima unit toko dan satu unit gudang...

ASN Aceh Kembali Sumbang 27 Kantong

BANDA ACEH | ACEH HERALD– Donor darah rutin Aparatur Sipil Negara di jajaran Pemerintah Aceh telah memasuki tahap ketiga. Hari ini, 2 Satuan Kerja Perangkat...

Gubernur Aceh Perpanjang PPKM Mikro Hingga 9 Agustus

BANDA ACEH | ACEH HERALD– Gubernur Aceh Nova Iriansyah kembali mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan mengoptimalkan...
- Advertisement -

Ikuti Kami

22,018FansSuka
0PengikutMengikuti
18,100PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

Pertokoan Ulee Gle Pijay, Terbakar Selepas Ashar

ULEE GLE | ACEH HERALD- Kebakaran besar dilaporkan melanda pusat pertokoan Ulee Gle Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Sedikitnya, lima unit toko dan satu unit gudang...

ASN Aceh Kembali Sumbang 27 Kantong

BANDA ACEH | ACEH HERALD– Donor darah rutin Aparatur Sipil Negara di jajaran Pemerintah Aceh telah memasuki tahap ketiga. Hari ini, 2 Satuan Kerja Perangkat...

Gubernur Aceh Perpanjang PPKM Mikro Hingga 9 Agustus

BANDA ACEH | ACEH HERALD– Gubernur Aceh Nova Iriansyah kembali mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan mengoptimalkan...

Bunga Felychia, Ingin Menjadi Juara MTQ Nasional

    BIREUEN | ACEH HERAL - Gadis cilik ini nama lengkapnya Bunga Felychia Siregar. Biasa dipanggil Bunga oleh teman-teman dan keluarganya. Diusianya yang masih sangat belia ini,...

Edi Obama Kembali Pimpin PMI Bireuen

BIREUEN l ACEH HERALD - Edi Saputra yang akrab disapa Edi Obama, kembali memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bireuen untuk periode 2021-2026. Edi Obama terpilih...
- Advertisement -