Sabtu, Mei 8, 2021

Tips Mudah Merawat si Janda Bolong

Tanaman Hias Monstera si ‘Janda Bolong’ (Dok. Foto Huy Phan)

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

JAKARTA | ACEH HERALD

JANDA Bolong menjadi tanaman hias yang sangat diminati belakangan ini. Tanaman yang termasuk dalam golongan Monstera ini memiliki beberapa varian, beberapa variannya pun bisa dijual dengan harga yang mahal yaitu mencapai Rp100 juta per pohonnya.

‘Janda bolong’ merupakan keluarga dari tanaman Monstera yang berasal dari Amerika Tengah. Monstera populer berkat lubang-lubang alami pada daunnya dan dijuluki ‘Swiss Cheese Plant’. Lubang-lubang alami ini mirip dengan lubang pada keju Swiss. Monstera yang dipelihara sebagai tanaman hias terbagi menjadi dua yakni, Monstera deliciosa (M. deliciosa) dan Monstera adansonii (M. adansonii).

“Monstera itu adalah tanaman yang cocok dipakai di indoor plants, karena perawatannya tidak butuh banyak matahari,” kata Satya Putra, ahli biologi dan seniman lansekap dikutip dari CNN Indonesia TV. “Kalau kebanyakan matahari malah gosong.”

Selain itu, Satya juga mengungkapkan bahwa perawatan Monstera termasuk ‘Janda Bolong’ juga termasuk mudah. Ditambahkannya, kunci perawatan tanaman hias ini adalah trimming atau pemangkasan.

Triming atau pemangkasan ini sebut-sebut bakal mempercepat perbanyakan tanaman hias janda bolong. Caranya, adalah dengan stek batang. Anda hanya perlu memotong batang dan daun yang sudah memiliki akar kecil.

Setelah dipotong, cabang yang berakar dimasukkan ke dalam media air selama seminggu. Setelah seminggu, pindahkan tanaman ke dalam pot yang berisi campuran sekam bakar, sekam mentah, dan pasir. Biarkan tanaman ini selama dua minggu.

Usai memindahkan tanaman ke dalam pot, maka perhatikan penyiramannya.

“Ketika menyiram maka harus disiram sampai kenyang. Siram tanahnya sampai air menetes dari lubang di bawah potnya,” ucapnya.

“Kalau kurang air tanaman hiasnya bisa layu, tapi kalau kebanyakan akarnya bisa busuk.”

Pemupukan juga harus diperhatikan untuk menanam janda bolong dan varian Monstera lainnya. Satya menyarankan untuk memakai pupuk butiran sehingga tanaman hias tak kelebihan nutrisi yang bisa berakibat pada daun-daun yang terbakar atau gosong.(*)

 

Editor        :    APRI AL AMIN

Sumber     :    CNN Indonesia

 

- Advertisement -

Related Articles

100 Hari Kerja Kapolri, Apa Saja Perbaikan Korps Bhayangkara

JAKARTA | ACEH HERALD- Selama 100 hari masa kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, apa saja yang berubah? Terutama dalam memperbaiki kinerja Korps Bhayangkara. Kadiv...

Aceh Kumpulkan Rp 324 Juta untuk Rakyat Palestina

  BANDA ACEH | ACEH HERALD– Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) berhasil menghimpun dana sebesar Rp 324 juta untuk disumbangkan kepada rakyat Palestina. Penggalangan dana yang diinisiasi...

Kapolda Aceh Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas Dengan Tidak Mudik

Tinjau Pos Pam Lebaran di Aceh Tamiang  KUALA SIMPANG | ACEH HERALD- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil, mengajak...
- Advertisement -

Ikuti Kami

21,929FansSuka
0PengikutMengikuti
17,600PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

100 Hari Kerja Kapolri, Apa Saja Perbaikan Korps Bhayangkara

JAKARTA | ACEH HERALD- Selama 100 hari masa kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, apa saja yang berubah? Terutama dalam memperbaiki kinerja Korps Bhayangkara. Kadiv...

Aceh Kumpulkan Rp 324 Juta untuk Rakyat Palestina

  BANDA ACEH | ACEH HERALD– Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) berhasil menghimpun dana sebesar Rp 324 juta untuk disumbangkan kepada rakyat Palestina. Penggalangan dana yang diinisiasi...

Kapolda Aceh Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas Dengan Tidak Mudik

Tinjau Pos Pam Lebaran di Aceh Tamiang  KUALA SIMPANG | ACEH HERALD- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil, mengajak...

Aceh Kembali Kehilangan Ulama Kharismatik, Abu Matang Perlak Tutup Usia

BANDA ACEH | ACEH HERALD- Aceh kembali berduka. Seorang ulama karismatik dan pimpinan dayah,  Tgk H. Abdul Wahab bin Hasan yang akrab disapa dengan nama...

SAG : Vaksin Covid-19 Dipastikan Habis Pakai Sebelum Kadaluarsa

BANDA ACEH | ACEH HERALD— Vaksin Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang dikirim ke Aceh dipastikan akan habis terpakai sebelum batas masa simpannya berakhir atau “kadaluarsa”....
- Advertisement -