Tharman Shanmugaratnam Terpilih Jadi Presiden Baru Singapura

JAKARTA | ACEHHERALD.COM — Mantan wakil perdana menteri Singapura Tharman Shanmugaratnam terpilih sebagai presiden pada Jumat (1/9). Keputusan tersebut berdasarkan hasil resmi pemungutan suara pertama di negara tersebut. Komisi Pemilihan Umum Singapura menyatakan ekonom berusia 66 tahun itu sebagai pemenang atas dua kandidat saingannya, yakni mantan kepala investasi Government of Singapore Investment Corporation (GIC) Ng Kok Song, dan … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

JAKARTA | ACEHHERALD.COM — Mantan wakil perdana menteri Singapura Tharman Shanmugaratnam terpilih sebagai presiden pada Jumat (1/9). Keputusan tersebut berdasarkan hasil resmi pemungutan suara pertama di negara tersebut.

Komisi Pemilihan Umum Singapura menyatakan ekonom berusia 66 tahun itu sebagai pemenang atas dua kandidat saingannya, yakni mantan kepala investasi Government of Singapore Investment Corporation (GIC) Ng Kok Song, dan eks kepala National Trade Union Congress (NTUC) Income Tan Kin Lian.

Tharman Shanmugaratnam disebut menang dengan memperoleh 70,4 persen suara.

“Saya menyatakan Tuan Tharman Shanmugaratnam sebagai kandidat yang terpilih sebagai presiden Singapura,” kata petugas pemilu Tan Meng Dui, seperti diberitakan AFP, Jumat (1/9).

Shanmugaratnam akan menggantikan petahana Halimah Yacob yang mencalonkan diri tanpa lawan untuk masa jabatan enam tahunnya pada 2017. Ia juga jadi presiden pertama di Singapura.

“Saya yakin ini adalah mosi percaya di Singapura. Ini adalah mosi optimisme untuk masa depan di mana kita bisa maju bersama,” kata Shanmugaratnam dalam pidatonya sebelum hasil Pemilu diumumkan.

Para pengamat mengatakan kemenangan Shanmugaratnam merupakan dorongan bagi Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa dan secara luas dianggap mendukung pencalonannya.

Partai yang terus memerintah Singapura sejak 1959 itu telah dirugikan oleh serangkaian skandal politik yang jarang terjadi menjelang pemilihan presiden.

Shanmugaratnam, yang juga mantan menteri keuangan, sudah lama menjadi pendukung PAP sebelum mengundurkan diri untuk mencalonkan diri sebagai presiden non-partisan.

Sejak mulai kampanye beberapa bulan terakhir, Shanmugaratnam digadang-gadang menjadi capres yang paling banyak mendapatkan dukungan.

Namun, independensinya dipertanyakan selama kampanye karena hubungan sebelumnya dengan pemerintah.

Sumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga:  BPBD Aceh Besar Tambah Armada Operasional

Berita Terkini

Haba Nanggroe