Surya Paloh Bantah Isu Luhut Usulkan Ahok Jadi Cawapres Anies

JAKARTA | ACEHHERALD.COM — Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh membantah kabar Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengusulkan sosok Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok jadi cawapres Anies Baswedan. Paloh menyebut Luhut hanya bergurau saat membicarakan cawapres Anies Baswedan. “Kalau mau jujur tidak ada. Bukan, Pak Luhut bercanda. Kawan-kawan wartawan terlalu serius menanggapinya. Kena candaan Pak … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

JAKARTA | ACEHHERALD.COM — Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh membantah kabar Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengusulkan sosok Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok jadi cawapres Anies Baswedan.

Paloh menyebut Luhut hanya bergurau saat membicarakan cawapres Anies Baswedan.

“Kalau mau jujur tidak ada. Bukan, Pak Luhut bercanda. Kawan-kawan wartawan terlalu serius menanggapinya. Kena candaan Pak Luhut. Pak Luhut bercanda kalian tanggapi serius,” kata Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (11/5).

Paloh enggan bicara lebih jauh mengenai sosok yang akan menjadi cawapres Anies. Dia hanya mengatakan NasDem akan ikut mempertimbangkan sosok cawapres sebelum Anies menjatuhkan pilihan.

Paloh juga tidak khawatir jika Anies tak kunjung memilih cawapres. Menurutnya, selama ini Demokrat, NasDem dan PKS sudah lebih dulu mengusung capres ketimbang koalisi lainnya.

Oleh karena itu, koalisi pengusung Anies tidak akan merasa ketinggalan karena sudah lebih dulu menyepakati calon presiden yang akan diusung bersama.

“Kan, ada kesempatan bagi NasDem untuk melihat-lihat dulu, ‘Oh ini pak Ganjar siapa wakilnya, oh ini Pak Prabowo siapa wakilnya’, dia bisa lihat itu kan ada kesempatan kenapa dia tidak manfaatkan,” ujarnya.

NasDem, Demokrat dan PKS sepakat mengusung Anies Baswedan sebagai capres yang akan diusung. Tiga partai tersebut pun sudah memiliki piagam kesepakatan.

Salah satu poin dalam piagam itu adalah memberikan kebebasan kepada Anies untuk memilih cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2024 mendatang.

Masa pendaftaran capres-cawapres baru dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Oktober.

Sumber: CNN Indonesia

Baca Juga:  Ribuan Kader PDIP Jateng Ziarah Makam Bung Karno, Ganjar Tak Ikut

Berita Terkini

Haba Nanggroe