Sabtu, Mei 8, 2021

Satu Brigadir Jenderal dan Belasan Polisi Ditahan Propam, Terkait LGBT

Neta S Pane

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

JAKARTA | ACEH HERALD

SATU orang perwira tinggi polisi dengan pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol, tepatnya Brigjen EP serta belasan anggota polisi kini ditahan dan diperiksa Propam Polri, karena dugaan terlibat dalam kasus Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). Bahkan EP kini telah dicopot dari posisinya.

Hal itu diungkapkan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. Katanya, saat bulan pertama, Jenderal Idham Azis jadi Kapolri, mantan Kabareskrim itu mencopot Brigjen EP dari jabatannya di SDM Polri, jabatan yang mengatur mutasi di jajaran kepolisian. Setelah dicopot dari jabatannya, Brigjen EP diperiksa dan ditahan Propam Polri. “Brigjen EP dicopot, diperiksa dan ditahan Propam terkait isu LGBT. Bersama Brigjen EP ada belasan anggota Polri lainnya yang ditahan Propam terkait dengan isu LGBT,” kata Neta melalui keterangannya, Kamis (22/10/2020).

Neta menuturkan, hingga saat ini Polri hanya menjelaskan kelanjutan kasus dari Brigjen EP. Sementara belasan anggota lain yang terlibat LGBT belum jelas kelanjutannya. “Tapi hingga kini yang dijelaskan Polri kelanjutan kasusnya hanya Brigjen EP. Sedangkan belasan lainnya yang ditahan Propam bersamaan dengan Brigjen EP belum dijelaskan Polri nasibnya, apakah masih bertugas di Polri atau sudah dinonaktifkan,” tuturnya.

Neta meminta Polri transparan terkait kasus LGBT. Menurut Neta, LGBT masuk pelanggaran berdasarkan ketentuan dalam kepolisian. “Polri perlu bersikap transparan dalam kasus LGBT ini, karena LGBT adalah pelanggaran dalam ketentuan kepolisian,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Komisi Kode Etik Profesi Polri menyatakan Brigjen EP melanggar ketentuan terkait perbuatan tercela karena terlibat dalam kelompok Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). Akibat perbuatannya, Brigjen EP diwajibkan mengikuti pembinaan mental selama satu bulan. “Kewajiban pelanggar untuk mengikuti pembinaan mental kepribadian, kejiwaan, keagamaan, dan pengetahuan profesi selama satu bulan,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Awi menuturkan Brigjen EP juga wajib meminta maaf secara lisan kepada pimpinan serta pihak-pihak yang dirugikan. Tak hanya itu, Brigjen EP juga disanksi demosi selama 3 tahun.

“Kemudian kewajiban pelanggar untuk meminta maaf secara lisan di depan sidang KKEP dan atau kepada pimpinan Polri dan pihak-pihak yang dirugikan. Dan terakhir yang bersangkutan dipinda tugaskan ke jabatan yang berbeda yang bersifat demosi selama 3 tahun,” tuturnya.(*)

 

PENULIS     :     */NURDINSYAM

- Advertisement -

Related Articles

100 Hari Kerja Kapolri, Apa Saja Perbaikan Korps Bhayangkara

JAKARTA | ACEH HERALD- Selama 100 hari masa kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, apa saja yang berubah? Terutama dalam memperbaiki kinerja Korps Bhayangkara. Kadiv...

Aceh Kumpulkan Rp 324 Juta untuk Rakyat Palestina

  BANDA ACEH | ACEH HERALD– Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) berhasil menghimpun dana sebesar Rp 324 juta untuk disumbangkan kepada rakyat Palestina. Penggalangan dana yang diinisiasi...

Kapolda Aceh Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas Dengan Tidak Mudik

Tinjau Pos Pam Lebaran di Aceh Tamiang  KUALA SIMPANG | ACEH HERALD- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil, mengajak...
- Advertisement -

Ikuti Kami

21,929FansSuka
0PengikutMengikuti
17,600PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

100 Hari Kerja Kapolri, Apa Saja Perbaikan Korps Bhayangkara

JAKARTA | ACEH HERALD- Selama 100 hari masa kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, apa saja yang berubah? Terutama dalam memperbaiki kinerja Korps Bhayangkara. Kadiv...

Aceh Kumpulkan Rp 324 Juta untuk Rakyat Palestina

  BANDA ACEH | ACEH HERALD– Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) berhasil menghimpun dana sebesar Rp 324 juta untuk disumbangkan kepada rakyat Palestina. Penggalangan dana yang diinisiasi...

Kapolda Aceh Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas Dengan Tidak Mudik

Tinjau Pos Pam Lebaran di Aceh Tamiang  KUALA SIMPANG | ACEH HERALD- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil, mengajak...

Aceh Kembali Kehilangan Ulama Kharismatik, Abu Matang Perlak Tutup Usia

BANDA ACEH | ACEH HERALD- Aceh kembali berduka. Seorang ulama karismatik dan pimpinan dayah,  Tgk H. Abdul Wahab bin Hasan yang akrab disapa dengan nama...

SAG : Vaksin Covid-19 Dipastikan Habis Pakai Sebelum Kadaluarsa

BANDA ACEH | ACEH HERALD— Vaksin Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang dikirim ke Aceh dipastikan akan habis terpakai sebelum batas masa simpannya berakhir atau “kadaluarsa”....
- Advertisement -