Sanggar Dara Nanggroe Tampil Memukau di GMS Medan

"Yang jauh lebih penting, kan terjalin silaturahmi dengan daerah lain terutama dengan saudara serumpun Melayu, karena kita adalah bagian utuh dari rumpun melayu," kata Mahdi.
Sanggar Dara Nanggroe Saat Tampil di festival GMS. Foto Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

MEDAN I ACEHHERALD.com – Tim Sanggar Dara Nanggroe Kabupaten Aceh Barat menampilkan tarian kesenian Bue Leukat Kuneng” atau “Ketan Kuning”. Tim sanggar ini tampil pada kegiatan festifal budaya dengan titel, Gelar Melayu Serumpun (GMS) bertempat di Istana Maimun, Medan, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (30/5/2024) malam.

Penampilan duta seni dari Aceh Barat iu, tak ayal memukau seribuan pengunjung yang memadati stage utama dalam festival lomba khazanah melayu itu. Penonton kagum dengan sanggar kesenian Aceh Barat, dari penari hingga pemain musik dapat tampil secara padu.

Ketua Pendamping Kontingen Aceh Barat Kartika Eka Sari, SSTP, MSi, yang juga Kabid Budaya Dinas Pendidikan Aceh Barat kepada awak media, Jumat (31/5/2024) mengatakan, adapun jumlah peserta tim kesenian Aceh Barat yang terdiri koreografer, penari dan pemusik sebanyak 14 orang.

“Kita tampilkan kesenian tarian Bue Leukat Kuneng” atau “Ketan Kuning” yang sehari hari merupakan kudapan khas Masyarakat Aceh yang sering disuguhkan pada saat upacara adat”, katanya.

Sementara itu Pj Bupati Aceh Barat Drs Mahdi Efendi juga hadir dan melihat langsung penampilan tim sanggar kesenian, mengatakan  dengan mengikuti even-event di luar seperti GMS itu, secara langsung kebudayaan Aceh Barat akan semakin dikenal oleh masyarakat luar. “Yang jauh lebih penting, kan terjalin silaturahmi dengan daerah lain terutama dengan saudara serumpun Melayu, karena kita adalah bagian utuh dari rumpun melayu,” kata Mahdi.

Di sisi lain, Mahdi mnambahkan, Pemerintah Aceh Barat juga berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi, agar sanggar – sangar lain di Aceh Barat dapat secara  bergantian mengikuti event-event serupa di luar Aceh Barat, di lain waktu dan kesempatan.

Mahdi  juga menyampaikan  apresiasi pada sanggar Dara Nanggroe, yaitu kepada penari maupun pemusik serta kru official lainnya, termasuk bidang Budaya Disdikbud Aceh Barat, dalam upaya menyukseskan partisipasi kontingen Aceh Barat dengan tampil maksimal dalam gelar melayu serumpun ke 7 tahun 2024 itu.

Baca Juga:  RSUD Datu Beru Takengon Kini Miliki Lab PCR

Kegiatan GMS tersebut berlangsung selama empat hari dari tanggal 29 Mei s.d  1 Juni 2024 dengan mengusung tema “Takkan Hilang Melayu di Bumi”, sebagai dasar bahwa adat istiadat dan budaya Melayu memiliki nilai warisan sejarah, budaya, seni, dan tradisi yang mengutamakan sopan santun untuk diteladani dan dilestarikan kehidupan masyarakat.

Kata Kunci (Tags):
dara nanggoe, gms melayu medan, melayu serumpun

Berita Terkini

Haba Nanggroe