Sabang Membludak, Destinasi Wisata Dibanjiri Wisatawan Nusantara

SABANG | ACEH HERALD.com– Sejumlah destinasi wisata utama di Kota Sabang. selama tiga hari terakhir dipadati pengunjung yang berdatangan dari berbagai wilayah di Tanah Air. Bahkan, sebagian wisatawan nusantara yang ingin menikmati keindahan panorama alam Sabang bersedia menunggu berlama-lama di pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue (Banda Aceh) menunggu mobilnya bisa diseberangkan ke Pelabuhan Balohan, Sabang. Sementara … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Pelabuhan Ulee Lheue dipadati penumpang kapal yang akan berangkat ke Balohan Sabang. [Foto: Acehstandar)

SABANG | ACEH HERALD.com–

Sejumlah destinasi wisata utama di Kota Sabang. selama tiga hari terakhir dipadati pengunjung yang berdatangan dari berbagai wilayah di Tanah Air. Bahkan, sebagian wisatawan nusantara yang ingin menikmati keindahan panorama alam Sabang bersedia menunggu berlama-lama di pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue (Banda Aceh) menunggu mobilnya bisa diseberangkan ke Pelabuhan Balohan, Sabang.

Sementara itu, Khalid salah seorang penguasaha pariwisata di Sabang yang dihubungi AcehHerald.com, Rabu (4/5/2022) malam mengakui banyak tamu yang masih antre di daratan yang belum terangkut ke Sabang.

“Kami sampai pukul21.00 WIB malam masih berada di Pelabuhan Balohan untuk beres-beres tamu yang baru tiba di dermaga Balohan,” ujar Khalid yang mengaku tengah menyiapkan transport bagi tamunya.

Sabang, sebagai salah satu destinasi utama pawisata Aceh hari-hari ini memang sedang dipenuhi wiasatan dari berbagai daerah di Tanah Air.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin mengakui apa yang dirasakan Sabang saat ini adalah suatu keberhasilan promosi pariwisata Aceh yang dilakukan secara berkesinambungan dan terprogram.

“Ya.. Ini adalah hasil kerja keras semua pihak. Pelaku pariwisata, pengelola destinasi, dan juga tidak boleh dilupakan peran rekan-rekan di Dinas Pariwisata Aceh dan Sabang yang secara  terus menerus melakukan promosi,” ujar Jamaluddin.

Hasil pemantauan wartawan AcehHerald.com di pelabuhan Ulee Lheue, para pelancong yang ikut mensesaki dermaga Ulee Lheue bukan hanya wisatawan Tanah Rencong, tapi juga dibanjiri wisarawan nusantara.

Suasana hiruk pikut di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh mulai terlihat pada hari lebaran kedua dan ketiga Selasa  (3/5/2022) dan Rabu (4/5/2022). Mereka yang ingin menikmati keindahan sejumlah obyek wisata di Sabang selain menggunakan mobil pribadi dan tak sedikit yang menggunakan sepeda motor dan turis bebas yang menyewa angkutan darat di Sabang.

Baca Juga:  Dari Bedah Motif Rumpun Biluluk, Dyah Optimis Ekraf Abdya Mendunia

Khalid, pengurus Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Sabang mengatakan sebagai penguhasa jasa angkutan darat di Sabang, pihaknya selalu siap untuk menyediakan kendaraan yang dubutuhkan para pelancong selama berada di Sabang.

Selain kondisi di Sabang yang terus dipadati turis nusantara, kepadatan juga terlihat di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh. Sejumlah penumpang dan kendaraannya menumpuk di pelabuhan Ulee Lheue menunggu diseberangkan ke Pulau Weh.

Dari pantauan AcehHerald.com, para calon penumpang tersebut akan diangkut dengan sejumlah kapal lambat (roro) KMP BRR dan kapal Aceh Hebat dan sejumlah kapal cepat pun terus wira wiri (lalu-lalang) mengangkut lonjakan wisatawan ke Balohan, Sabang, hingga hari ini, Rabu (4/5/2022). 

Kabid Darat Dinas Perhubungam (Dishub) Kota  Sabang T. Septasyahriza SE  dilansir AcehStandart menyatakan, membludaknya penumpang kapal itu karena kunjungan wisatawan selama libur panjang Idulfitri ini meningkat drastis dari hari-hari biasanya. Hal tersebut terlihat jelas dari setiap kapal masuk penumpangnya selalu penuh.

Penumpang kapal dari pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh  penuh sesak, begitu juga penumpang dari Balohan Sabang ke Ulee Lheue. Kendati penumpag penuh sesak namun terlihat tetap tertib, teratur dan dalam kondisi aman. 

Dampak dari padatnya penumpang pelayaran ke Sabang selama libur Idulfitri 1443 Hijriah membuat pihak kapal Pupuyu ikut membantu mengangkut penumpang dari Ulee Lheue ke Balohan Sabang PP (pulang pergi).

KMP Pupuyu ini ikut membantu karena terjadi lonjakan kunjungan wisatawan yang meningkat ke Sabang.

“Sejak kemarin, Selasa, 3 Mei 2022 jumlah pelayaran dari Sabang-Banda Aceh baik kapal lambat maupun kapal cepat masing-masing mengangkut penumpan 10 trep (PP) dan dibantu oleh kapal fery Papuyu satu trep serta pelayaran pengangkutan hari ini juga sama yang kemarin,” tuturnya. 

Baca Juga:  Putri Anwar Ibrahim Mundur dari Posisi Penasihat Ekonomi Usai Dikritik

Nah, kalau jumlah kemarin 10 trep dan hari ini juga 10 trep PP (pulang pergi), bila dihitung keseluruhan kemarin 21 kali PP, begitu juga hari ini, padahal biasanya PP semua kapal hanya 4 kali,” ungkap T. Septa di Pelabuhan Balohan, Sabang.

Ditanya soal ramainya penumpang yang masuk ke Sabang, ia menjelaskan, para penumpang yang datang 90 persen wisatawan domestik dan mayoritas dari Sumatera, dan sebagian dari Pulau Jawa. 

Namun begitu kapal merapat pelabuhan para wisatawan itu turun tidak masuk kota Sabang, tapi mereka langsung menuju ke sejumlah objek wisata yakni Gapang, Iboih, dan Sumur Tiga serta lokasi- lokasi wisata lainnya.

“Wisatawan yang menggunakan kapal lambat dominan membawa mobil pribadi ada sekitar 60-70 kendaraan dan lebih 100 kenderaan roda dua sudah masuk ke sini. Sedangkan yang menggunakan jasa pelayaran kapal cepat sudah lebih dulu merental kenderaan roda empat (mobil) atau sepeda motor roda dua di Sabang,” ungkapnya.

Dikatakan, KMP BRR dan kapal Aceh Hebat menyeberang dari Sabang-Banda Aceh masing-masing 2 trep dan 3 trep. Selain ramainya penumpang kapal dari Ulee Lheue ke Balohan, juga kapal yang bertolak dari Sabang ke dararatan Aceh juga terlihat cukup padat. 

Penulis M Nasir Yusuf

 

Berita Terkini

Haba Nanggroe