Rumah Herlina dan Ihsan Bocor dan Berlubang ‘Keliling’ Berharap Kepedulian Pemerintah

Kondisi demikian sudah berlangsung lama. Dan kedua suami istri ini tak pernah bosan mengharapkan bantuan atau kepedulian dari pemerintah maupun dermawan yang mungkin peduli terhadap nasib mereka.
Rumah yang bocor disana sini tak bisa dihuni lagi, milik pasangan suami istri warga Kecamatan Meukek. Foto: Zulfan

Iklan Baris

Lensa Warga

TAPAKTUAN | ACEHHERALD.com – Atap bocor disana sini. Dinding berlubang keliling, bahkan papan lapuk dimakan usia yang mengakibatkan rumah pasangan Herlina Zamzami (40) dan suaminya Ihsan (43) yang tidak layak huni lagi.

Alhasil Pasutri Warga Gampong Labuhan Tarok, Kecamatan Meukek, ini terpaksa menumpang sementara di rumah orang tua mereka dikarenakan rumah mereka tak bisa dihuni lagi.

Kondisi demikian sudah berlangsung lama. Dan kedua suami istri ini tak pernah bosan mengharapkan bantuan atau kepedulian dari pemerintah maupun dermawan yang mungkin peduli terhadap nasib mereka.

Penantian Herlina Zamzami dan Ihsan belum membuahkan hasil, padahal mereka pernah mengajukan ke kepala desa agar rumah nya ini di rehab atau diperbaiki atau adalah secuil kepedulian dari pemerintah, sehingga mereka tidak perlu lagi menumpang di rumah orang tua.

Namun, hingga kini durian runtuh alias rezeki nomplok belum memihak ke Ibu yang berusia hampir paruh baya ini.

Rumah yang bocor disana sini tak bisa dihuni lagi, milik pasangan suami istri warga Kecamatan Meukek. Foto: Zulfan

Belum lagi, dang suami sebagai tulang punggung keluarga sebagai pencari rezeki harus terkapar di rumah disebabkan matanya terkena serpihan pecahan batu yang selama ini menjadi pekerjaan mengais rezeki sebagai buruh batu.

Saat dijumpai Acehherald.com, Herlina Zamzami  menyebut bahwa selama ini ia bersama keluarga hanya menumpang dirumah orang tua dan itu sudah berjalan selama satu tahun karena rumah yang ia miliki tidak bisa ditempati.

“Kalau kami tinggal dirumah itu, jika hujan kebasahan dan jika panas kepanasan, karena dinding dan atap rumah sudah bocor dan berlubang, makanya kami sekeluarga menumpang dirumah orang tua,” ungkapnya dengan suara lirih.

Ibu satu anak ini pun memyebutkan sudah pernah menghubungi Kepala Desa setempat, hanya saja belum ada tanggapan.

Baca Juga:  Sekdes Dicopot, Ratusan Warga Gunung Kerambil Serbu Kantor Keuchik

“Saya tidak tahu kemana mengadu, suami saya hanya seorang kuli batu yang penghasilannya kecil, untuk makan sehari-hari saja tidak cukup, apa lagi untuk membangun rumah, jadi saya berharap sekali pemerintah peduli kepada kami,” ucapnya.

Menanggapi keluhan Warga Labuhan Tarok itu, Camat Meukek, Tahta Amrullah, Selasa (07/5/2024) mengomentari tentang keberadaan rumah layak huni yang berada di gampong setempat.

Ia menyebutkan akan berkoordinasi dengan keuchik sekaligus dengan pihak Baitul Mal Aceh Selatan.

“Kita akan coba berkoodinasi langsung nantinya dengan keuchik setempat dan juga dengan pihak Baitul Mal Aceh Selatan,” katanya.

Penulis:Zulfan

Kata Kunci (Tags):
rumah tidak layak huni, warga gampong labuhan tarok, kecamatan meukek, Camat meukek, tahta amrullah,

Berita Terkini

Haba Nanggroe