Rotan, Dari Hutan Abes dan Sabang Menuju Cirebon

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Di tengah srbuan bahan plastik, fiber dan lainnya, bahan alam rotan, tetap saja diminati. Rotan mewakili eksotis alam, dengan kontur motif yang klasik dan menantang para pengrajin. Rotan Aceh, diam diam rupanya kini menjadi bahan yang diburu para pengusaha di Pulau Jawa. Hasilnya, bahan baku rotan Aceh ternyata dipasok hingga … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Foto Ibrahim Sihombin

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Di tengah srbuan bahan plastik, fiber dan lainnya, bahan alam rotan, tetap saja diminati. Rotan mewakili eksotis alam, dengan kontur motif yang klasik dan menantang para pengrajin.

Rotan Aceh, diam diam rupanya kini menjadi bahan yang diburu para pengusaha di Pulau Jawa. Hasilnya, bahan baku rotan Aceh ternyata dipasok hingga ke Cirebon, negeri para pengrajin furniture dan perabot rumah tangga serta kantoran.

Foto Ibrahim Sihombing

Wartawan Acehherald.com, Ibrahim Sihombing mencoba menelusuri jejak pedagang rotan itu di Gampong Dhoy, Kecamatan Uleekareng, Jumat , [10/01/2020) sejak pagi.

Abdullah (30) pekerja tempat penampungan rotan di Gampong Doy, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Mengakui jika setiap hari jumat bahan baku rotan di antar oleh pengepul.

foto ibrahim sihombing

Katanya, bahan baku rotan yang baru datang itu di potong terlebih  dahulu untuk direbus dalam tempat perebusan dengan bahan bakar solar lalu kemudian di jemur, lalu rotan yang sudah kering di ikat dalam beberapa tumpuk di sebuah tempat dan siap untuk dikirim.

Harga 1kg rotan Rp.10 ribu, dengan bahn baku utama dari Aceh Besar dan Sabang.

 

Penulis                  Ibrahim Sihombing

Baca Juga:  Antisipasi Krisis Pangan, Pemerintah Aceh Buat Gerakan Menanam

Berita Terkini

Haba Nanggroe