Selasa, Januari 19, 2021

Pijay Gleeh Bantu Usaha Pijat Tuna Netra

Mawardi menerima bantuan dari komunitas Pijay Gleeh, siang tadi (Foto Istimewa)


MEUREUDU | ACEH HERALD

RASA haru mendalam tidak mampu dibendung oleh seorang tukang pijat tuna netra, ketika disambangi oleh sejumlah aktifis Peduli lingkungan dari Komunitas Pijay Gleeh Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (12/1).

Kehadiran Komunitas Pijay Gleeh ke rumah Razali (48) penyandang disabilitas tuna netra di Gampong Meunasah Meulieng Kemukiman Beuracan Kecamatan Meureudu Pidie Jaya, adalah untuk menyumbang peralatan kerja sebagai tukang pijat.

Razali telah lama berprofesi sebagai tukang pijat bersama istrinya, Nurhayati ( 46) yang juga tuna netra, dari pernikahannya Razali dikaruniai 4 orang anak yang masih usia sekolah.

Dengan mengandalkan hasil usaha pijat tersebut Razali menghidupi keluarganya dan menyekolahkan 4 orang anaknya yang masih kecil-kecil.

Di sebuah gampong di pedalaman Pidie Jaya, Razali tinggal di sebuah gubuk reot beratap rumbia berdinding tepas yang jauh dari kata layak untuk ditempati.

Alhamdulillah, banyak pejabat dan orang penting di Pidie Jaya yang sudah menyambangi rumahnya, katanya dalam waktu dekat rumah kami akan dibangun oleh Pemerintah Pidie Jaya, ujarnya.

Kami masih setia menunggu bantuan dan uluran tangan dari orang baik, agar kami bisa menempati rumah yang layak, saya tidak punya kemampuan untuk membangun rumah. Kami pasangan suami istri tuna netra, saya hanya bisa berharap bantuan dari Pemerintah Pidie Jaya dan para dermawan, harapnya.

Ketua Komunitas Pijay Gleeh, Fazli Husin, mengatakan, saat ini pihaknya, memberikan sumbangan satu set spring bed, bantal, sprei, handuk, lemari, kursi, cosmos, kipas angin, busa butterfly, dispenser, rak dispenser, tilam palembang, minyak urut, sebagai peralatan kerja bagi usaha pijat Razali bersama istrinya Nurhayati.

Selain itu, Komunitas Pijay Gleeh Juga memberikan sembako dan uang tunai sebanyak Rp. 1.6 Jt untuk kebutuhan Razali dan keluarganya, yang diserahkan oleh Teuku Saifullah, Sekjen Komunitas Pijay Gleeh.

Dirincikan, dari hasil penggalangan dana Komunitas Pijay Gleeh berhasil mengumpulkan dana senyak Rp. 10 Jt. “Sebagian kita belanjakan untuk peralatan pijat dan sisanya kami berikan secara tunai untuk Pak Razali,” tutur Fazli.

Razali seorang pekerja yang ulet dengan segala keterbatasannya, dia masih mau bekerja sebagai tukang pijat untuk menghidupi keluarganya, ini sesuatu yang luar biasa, dan layak untuk dibantu dan diperhatikan, kata dia.(*)

- Advertisement -

Related Articles

Sampah Banjir Tersangkut di Jembatan Kota Sigli, PUPR Bersama DLHK Kerahkan Beko

SIGLI I ACEH HERALD DINAS Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, (PUPR) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pidie, mengerahkan alat berat jenis beko, serta truk...

Dinsos Aceh Bantu Korban Banjir Bandang dan Longsor Bener Meriah

REDOLONG | ACEH HERALD – Dinas Sosial Aceh menyalurkan bantuan untuk masyarakat korban banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Wihni Durin, Kecamatan Syiah...

Pasien Covid-19 Lebih Memilih Isolasi Mandiri, Tinimbang Dirawat di Rumah Sakit

Satu Orang Sembuh BANDA ACEH I ACEH HERALD PASIEN penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang masih dirawat di Aceh sebanyak 980 orang, atau sekitar 11,2% dari ...
- Advertisement -

Ikuti Kami

19,899FansSuka
0PengikutMengikuti
17,100PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

Sampah Banjir Tersangkut di Jembatan Kota Sigli, PUPR Bersama DLHK Kerahkan Beko

SIGLI I ACEH HERALD DINAS Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, (PUPR) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pidie, mengerahkan alat berat jenis beko, serta truk...

Dinsos Aceh Bantu Korban Banjir Bandang dan Longsor Bener Meriah

REDOLONG | ACEH HERALD – Dinas Sosial Aceh menyalurkan bantuan untuk masyarakat korban banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Wihni Durin, Kecamatan Syiah...

Pasien Covid-19 Lebih Memilih Isolasi Mandiri, Tinimbang Dirawat di Rumah Sakit

Satu Orang Sembuh BANDA ACEH I ACEH HERALD PASIEN penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang masih dirawat di Aceh sebanyak 980 orang, atau sekitar 11,2% dari ...

Banjir dan Longsor Terjang Rumah Penduduk, Masyarakat Weh Ni Doren Terisolasi

REDELONG | ACEH HERALD - Banjir bandang dan longsor terjadi secara berturut di Kampung Weh Ni Doren, Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah menyebabkan akses jalan...

Aminullah: Hasil Survey, Pedagang Pasar di Banda Aceh Hanya 2% Tergantung Rentenir

Menjadi Konsideran untuk Penyusunan Qanun BANDA ACEH I ACEH HERALD KETERGANTUNGAN pedagang pasar di Banda Aceh terhadap rentenir hanya tersisa 2 persen saja. Data ini...
- Advertisement -